Serang (AntaraBanten) - DPRD Serang, Banten, mendesak pemerintah kabupaten setempat melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika agar segera menyelesaikan pembebasan lahan untuk Terminal Terpadu Cikande di tiga Desa Julang, Cikande dan Desa Cirabit.
"Dana pembangunannya sebesar Rp5 miliar sudah dialokasikan, sehingga apapun alasan dan kendalanya untuk pembebasan lahan TTC itu, harus selesai pada akhir tahun ini," kata Ketua DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim di Serang, Kamis (19/9).
Menurut dia, apabila dana Rp5 miliar kurang, akan dianggarkan kembali pada APBD Murni 2014
Fahmi mengatakan Kecamatan Cikande termasuk wilayah berprestasi, maka harus didukung untuk sarana terminal maupun alun-alun.
Selain itu, kata dia, juga terdapat dua faktor penghargaan pada wilayah tersebut dimana mempunyai jumlah penduduk yang terbanyak, kemudian juga sangat tinggi untuk memberikan pelayanannya kepada investor yang akan berinvestasi.
"Jadi, saya mendesak Dishubkominfo Kabupaten Serang agar bisa menyelesaikan pembebasan lahan akhir tahun ini, sehingga bisa secepatnya dilakukan pembangunan," katanya menegaskan.
Pembangunan TTC merupakan salah satu dari delapan mega proyek unggulan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada tahun 2010 yang ditargetkan rampung pada 2015 mendatang atas janji kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang.
"TTC salah satu program RPJMD. Untuk itu Dishubkominfo harus serius untuk melaksanakan program tersebut, dimana sebagai penilaian keberhasilan pemimpin daerah," katanya.
Sementara Kepala Dishubkminfo Kabupaten Serang Odi Budiono mengaku pihaknya optimistis bisa menyelesaikan jika hanya untuk pembebasan lahan pada tiga desa tersebut yang difungsikan guna pembangunan TTC.
"Kalau untuk pembebasan lahannya sah pasti selesai, namun untuk pembayaran pasti kurang. Jadi meski pembebasan lahan selesai, untuk pembayaran sisanya pada APBD Murni 2014, karena saat ini hanya tersedia Rp5 miliar," katanya.
Odi juga mengaku meski tidak semudah apa yang dibayangkan untuk pelaksanaan pembebasan lahan tersebut, namun pihaknya akan tetap berupaya semaksimal mungkin dimana itu merupakan tugas kewajibannya.
"Memang sangat sulit, tapi itu tetap kami upayakan agar bisa selesai akhir tahun ini," katanya.pembangunannya sebesar Rp5 miliar sudah dialokasikan, sehingga apapun alasan dan kendalanya untuk pembebasan lahan TTC itu, harus selesai pada akhir tahun ini," kata Ketua DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim di Serang, Kamis.
Menurut dia, apabila dana Rp5 miliar kurang, akan dianggarkan kembali pada APBD Murni 2014
Fahmi mengatakan Kecamatan Cikande termasuk wilayah berprestasi, maka harus didukung untuk sarana terminal maupun alun-alun.
Selain itu, kata dia, juga terdapat dua faktor penghargaan pada wilayah tersebut dimana mempunyai jumlah penduduk yang terbanyak, kemudian juga sangat tinggi untuk memberikan pelayanannya kepada investor yang akan berinvestasi.
"Jadi, saya mendesak Dishubkominfo Kabupaten Serang agar bisa menyelesaikan pembebasan lahan akhir tahun ini, sehingga bisa secepatnya dilakukan pembangunan," katanya menegaskan.
Pembangunan TTC merupakan salah satu dari delapan mega proyek unggulan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada tahun 2010 yang ditargetkan rampung pada 2015 mendatang atas janji kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang.
"TTC salah satu program RPJMD. Untuk itu Dishubkominfo harus serius untuk melaksanakan program tersebut, dimana sebagai penilaian keberhasilan pemimpin daerah," katanya.
Sementara Kepala Dishubkminfo Kabupaten Serang Odi Budiono mengaku pihaknya optimistis bisa menyelesaikan jika hanya untuk pembebasan lahan pada tiga desa tersebut yang difungsikan guna pembangunan TTC.
"Kalau untuk pembebasan lahannya sah pasti selesai, namun untuk pembayaran pasti kurang. Jadi meski pembebasan lahan selesai, untuk pembayaran sisanya pada APBD Murni 2014, karena saat ini hanya tersedia Rp5 miliar," katanya.
Odi juga mengaku meski tidak semudah apa yang dibayangkan untuk pelaksanaan pembebasan lahan tersebut, namun pihaknya akan tetap berupaya semaksimal mungkin dimana itu merupakan tugas kewajibannya.
"Memang sangat sulit, tapi itu tetap kami upayakan agar bisa selesai akhir tahun ini," katanya.
Arif
