Serang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Banten memperkuat komitmen moral dan pelayanan humanis kepada masyarakat sebagai pijakan utama dalam menjalankan tugas kepolisian, seiring peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 pada 2026.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Kota Serang, Senin menyatakan selama 22 tahun Polda Banten terus beradaptasi menghadapi berbagai tantangan keamanan dan sosial dengan mengedepankan profesionalisme serta integritas seluruh personel.
“Selama 22 tahun, Polda Banten terus berkembang dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan loyalitas seluruh personel dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat,” ujar Hengki.
Baca juga: Polda Banten perkuat swasembada pangan lewat panen jagung kuartal IV
Ia menekankan bahwa penguatan nilai moral menjadi fondasi penting dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.
“Komitmen moral Polda Banten Disiplin, Keterbukaan, Loyalitas, dan Keikhlasan yang harus dihayati dan diterapkan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman di tengah masyarakat,” katanya.
Menurut Hengki, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang berorientasi pada pendekatan preemtif dan preventif, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Sejumlah program unggulan yang terus dijalankan antara lain Disiplin Iman dan Taqwa, Subuh Keliling, Jum’at Keliling, Minggu Kasih, Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian, Warung Bhabinkamtibmas, Polisi Peduli Pengangguran, serta Polisi Peduli Pendidikan.
“Melalui program-program tersebut, Polri hadir di tengah masyarakat melalui langkah preemtif dan preventif, membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif dalam menjaga harkamtibmas demi terwujudnya Banten yang aman,” jelasnya.
Baca juga: Sejumlah pejabat Polda Banten berganti posisi dalam tour of duty
Kapolda menambahkan, pendekatan humanis dan partisipatif tersebut menjadi strategi Polda Banten dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Dalam momentum peringatan tersebut, Polda Banten juga memberikan penghargaan kepada dua personel Ditpamobvit yang dinilai berprestasi dalam pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat sekitar lima kilogram melalui jalur pengamanan X-ray di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada 2025.
Penghargaan tersebut disebut sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap dedikasi personel dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika dan perlindungan masyarakat.
Baca juga: Kabid Humas Polda Banten kunjungi ANTARA, perkuat sinergi informasi publik
