Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten, menggandeng Teach First Indonesia (TFI) untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui penempatan tenaga pengajar muda berkualitas di sejumlah sekolah prioritas.
"Hari ini saya meresmikan kerja sama dengan Teach First Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini mempercepat terwujudnya visi Kota Serang yang Cerdas, Berbudi, dan Peduli," kata Wali Kota Serang, Budi Rustandi, usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di SDN Gempol, Kota Serang, Selasa.
Budi mengungkapkan apresiasi nya karena Kota Serang terpilih menjadi salah satu daerah percontohan (pilot project) program pendidikan global ini di Indonesia, bersanding dengan Provinsi Bali.
Baca juga: Bunda PAUD Banten dorong sekolah inklusif bentuk karakter anak
Pada tahap awal, TFI menerjunkan 15 pengajar muda (fellows) yang merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Mereka akan ditempatkan di sekolah dasar (SD) yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen, Serang, dan Cipocok Jaya.
Menurut Budi, para pengajar ini akan fokus pada pembenahan sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan tata kelola lingkungan dan proses belajar mengajar.
"Fokus nya tidak hanya pada aspek akademis, tetapi juga menata kebersihan lingkungan sekolah dan membangun karakter siswa," ujarnya.
Baca juga: Ombudsman Banten nilai PSG tingkatkan pemerataan pendidikan
Sementara itu, Dewan Pembina Teach First Indonesia Najeela Shihab menjelaskan alasan pemilihan Kota Serang sebagai mitra strategis karena adanya komitmen kuat pemerintah daerah dalam melahirkan program inovatif.
"Kami melihat Pemerintah Kota Serang sangat terbuka untuk berkolaborasi," katanya.
Kerja sama ini dinilai efisien dari sisi anggaran karena para pengajar TFI bekerja dengan sistem sukarela (volunteer) tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mereka membawa metode pembelajaran inovatif yang memadukan kurikulum nasional dengan praktik pendidikan global.
Baca juga: Pemprov Banten dorong kolaborasi pendidikan tingkatkan daya saing lulusan
