Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Aparat Satuan Unit Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang, Polda Banten, tengah mendalami jenis senjata api (senpi) yang digunakan sindikat tindak pidana pencurian pada penembakan di Kantor P.O Putra Karya Jasa Usaha (KJU) Expres, Citra Raya, Mekar Baru, Panongan, Kabupaten Tangerang.
"Sejauh ini perkara tersebut masih kita lakukan proses penyelidikan di lapangan untuk mengetahuinya," kata Kanit Reskrim Polsek Panongan Iptu M Dandi Agus Darmawan di Tangerang, Senin.
Ia mengungkapkan, sebagai langkah lanjutan atas penanganan perkara ini, maka pihaknya melakukan penelitian dan identifikasi terhadap barang bukti yang sudah didapat di lapangan diantaranya seperti proyektil dan rekaman closed-circuit television (CCTV).
"Sementara dugaan kita, kalau dari proyektil itu, antara senjata rakitan. Jadi kita belum bisa bilang lebih jauh, karena itu berbentuk proyektil sudah gepeng. Karena data indikasinya tidak sempurna," ujarnya.
Baca juga: Polisi selidiki kasus penembakan kantor KJU Expres di Tangerang
Dandi bilang, selain mendalami jenis senjata api sebagai pengungkapan, penyidik juga tengah melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang mengindikasikan ke arah sindikat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
"Untuk terduga pelaku saat ini identitasnya sudah kami kantongi. Anggota kami sedang melakukan penyelidikan di lapangan," katanya.
Berdasarkan keterangan saksi bahwa kejadian dugaan tindak pidana pencurian dengan penembakan senjata api ini terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 00.06 WIB.
Dimana, lanjutnya, seorang saksi mata yakni petugas keamanan setempat (security) melihat dan mencurigai dua orang terduga pelaku yang hendak mengambil sepeda motor di lokasi.
Baca juga: Polisi Tangsel buru pelaku kekerasan pada pedagang Pasar Jombang
Kemudian, sakai langsung menghampiri dan menggagalkan aksi tidak pidana tersebut dengan mengejar terduga pelaku. Namun, mereka langsung kabur dan melepas satu tembakan yang mengarah ke kantor KJU.
"Jadi pada saat saksi ini melihat mereka menaiki motor, seketika itu langsung melepaskan tembakan ke arah saksi. Untungnya tidak ada korban," tuturnya.
Dia menambahkan, aksi yang dilakukan para pelaku ini dapat diduga adanya keterlibatan komplotan atau spesialis pencurian kendaraan dengan kekerasan. Pasalnya, pihaknya telah menerima informasi kejadian kriminal tersebut terjadi di wilayah Cikupa dan Panongan.
"Jadi, menurut informasi yang kita dapat, bahwa yang bersangkutan pelaku ini sudah beberapa kali melakukan aksinya di wilayah Cikupa, khususnya di wilayah Panongan, Citra Raya," kata dia.
Baca juga: Cegah pencurian kendaraan, polisi imbau masyarakat pasang GPS tracker
