Tangerang (ANTARA) - Wali Kota Tangerang, Banten Sachrudin mengingatkan kepada 787 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jika segala bentuk penyimpangan dapat mencederai kepercayaan publik.
"Integritas adalah fondasi utama dalam pengabdian. Jabatan bukan untuk dimuliakan, tapi untuk mengabdi. Kehormatan datang karena sikap menghargai orang lain. Jangan sombong dan merasa paling pintar! Bangun sinergi yang baik," kata Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam acara pelantikan tahap kedua PPPK di Puspemkot Tangerang Rabu.
Sachrudin mengatakan pelantikan PPPK menjadi tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Tangerang. Maka itu setiap individu diharap mampu memberi solusi terbaik dalam melayani masyarakat.
Baca juga: Pemprov Banten siapkan Rp109 miliar untuk guru non-ASN di 2025
Selain itu kemampuan membangun sinergi dan kepribadian mulia juga menjadi kunci dalam semangat bersama membangun Kota Tangerang.
"Layani masyarakat dengan sepenuh hati, bekerja tulus, dan berikan solusi terbaik," ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Tangerang Jatmiko mengatakan pelantikan ini menegaskan komitmen Pemkot Tangerang dalam memenuhi kebutuhan SDM profesional dan berintegritas, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis yang mendukung roda pemerintahan serta pelayanan masyarakat.
"Selain 85 tenaga teknis dan 76 tenaga kesehatan, 626 orang merupakan tenaga guru yang sebelumnya belum pernah bekerja sebagai honorer di Pemkot. Harapannya mereka bisa cepat beradaptasi di tempat kerja baru," kata Jatmiko.
Baca juga: 526 pegawai honorer di Kota Serang tunggu kepastian status
