Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten akan mengoptimalkan peran orang tua asuh dalam penanganan stunting sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Banten Andra Soni hingga mencapai nol stunting.
“Kita sudah berada di jalur yang baik, tetapi perjuangan belum selesai. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak di Kota Tangerang yang tumbuh dengan hambatan perkembangan akibat stunting,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Maryono usai menghadiri rangkaian acara HUT Ke-25 Banten di Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Sabtu.
Ia mengatakan saat ini jumlah orang tua asuh stunting di Kota Tangerang sudah mencapai 3.217 orang dari target 4.778 pada 2025.
Baca juga: Orang tua asuh stunting di Kota Tangerang capai 3.217 orang
Sementara angka prevalensi stunting di Kota Tangerang berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) telah menurun menjadi 5,6 persen. Angka ini relatif rendah, namun ia menegaskan bahwa target akhir tetap harus menuju nol stunting.
“Stunting itu penanganannya ada di beberapa perangkat daerah, tidak hanya Dinkes, DP3AP2KB, dan Dinsos, tetapi semua harus berperan. Kita harus bergandengan tangan untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat dan kuat,” katanya.
Sementara itu Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meraih enam penghargaan dalam peringatan HUT Ke 25 Provinsi Banten yakni peringkat pertama penilaian kinerja pelaksanaan delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting atas kinerja tahun 2024.
Capaian intervensi penurunan stunting terbaik kota dengan penanggulangan TBC terbaik 1. Penghargaan Kepala Daerah atas Capaian CKG Terbaik. Lomba JDIH Award, Kategori EKA ACALAPATI, dan Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya.
Baca juga: Pemkab Lebak harapkan Program MBG percepat penurunan stunting
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang atas dukungan dan kerja sama dalam menjaga serta mendukung program pembangunan daerah.
Selain menerima penghargaan, Pemkot Tangerang juga turut menandatangani Komitmen Bersama Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah se-Provinsi Banten dalam rapat Paripurna Istimewa HUT ke-25 Banten.
"Ini semua berkat kerja kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik di Kota Tangerang berjalan dengan baik dan terus meningkat,” ujarnya.
Baca juga: Cegah stunting, Dinkes Serang sasar 41.866 balita lewat program MBG
