Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Tangerang, Banten, memastikan kesiapannya dalam memperkuat distribusi pangan untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Persiapan sudah lama kita persiapkan baik dari sisi penyiapan komoditi. Kita sudah beberapa kali rapat dengan pemda, permintaannya adalah penyediaan sembako," kata Kepala Cabang Bulog Tangerang, Omar Sharif di Tangerang, Sabtu (13/9).

Menurutnya, Bulog telah berkomitmen  untuk siap menyediakan komoditi pangan berupa beras, gula, dan minyak untuk disalurkan ke sejumlah unit Koperasi Desa Merah Putih.

"Setiap unit koperasi diberikan kuota sebanyak dua ton setiap pengambilan sembako," ucapnya.

Baca juga: Ketua kopdes di Kabupaten Serang dilatih pemahaman dasar perkoperasian

Sementara itu, lanjut Omar, pendistribusian komponen komoditi gula dan minyak dapat dibeli dengan kuantitas yang tanpa batas. "Kami sudah siap untuk menyalurkan sembako, tinggal kita menunggu order dari mereka," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk harga penebusan beras premium dihargai Rp18 ribu per liter, beras SPHP Rp11 ribu per liter, minyak goreng kita Rp18.500 per liter, dan gula manis kita Rp17 ribu per kilo.

"Antara harga penebusan untuk koperasi dan toko lain tidak ada perbedaan, kita berikan harga sesuai dengan harga eceran terendah," paparnya.

Baca juga: Menkop: Presiden ingin koperasi jadi soko guru ekonomi nasional

Kendati demikian, pihaknya pun memastikan penyaluran pangan ke koperasi desa/koperasi kelurahan Merah Putih tersebut tidak akan mengganggu stabilitas distribusi ke toko lain.

"Untuk pengaruh ke toko-toko lain tidak karena kita punya stok yang banyak," kata dia.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah menargetkan sebanyak 58 Koperasi Desa Merah Putih akan beroperasi pada Oktober 2025 mendatang.

Baca juga: 27 Koperasi di Serang jadi lokasi Gerakan Pangan Murah nasional

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Anna Ratna, menyampaikan bahwa kini pemerintah daerah sudah menggulirkan dana pinjaman untuk 59 Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan akan segera beroperasi.

"Dana pinjaman itu diberikan untuk membantu operasional dan pengembangan unit koperasi. Setiap unit koperasi memiliki limit pinjaman hingga Rp100 juta dengan besaran suku bunga 5 persen setiap tahunnya," jelas dia.

Baca juga: Mendes Yandri minta perangkat desa kompak sukseskan program pemerintah



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026