Kabupaten Tangerang, Banten (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat sebanyak 34 unit koperasi desa (kopdes) Merah Putih belum dapat beroperasi karena butuh tambahan pemasok barang.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Anna Ratna Maemunah di Tangerang, Banten, Kamis, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi dari 34 kopdes ini belum beroperasi secara maksimal lantaran kekurangan pemasok dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
"Kendala permasalahan terkait supplier, makanya kami datangkan sumbernya dari ID FOOD, kemudian dari Bulog, juga dari Pertamina," katanya.
Baca juga: 240 Kopdes Merah Putih di Tangerang sudah miliki gerai usaha
Menurut dia, selama ini pihak pemasok yang memenuhi kebutuhan koperasi desa Merah Putih masih dalam keterbatasan.
Contohnya, Pertamina hanya sanggup mengirimkan kebutuhan 200 tabung LPG, sedangkan kebutuhan kopdes lebih dari itu.
"Kebutuhan masyarakatnya seperti itu. Sedangkan Pertamina sudah stoknya 200 tabung per kopdes," ucapnya.
Kendati demikian, dari total 274 kopdes, terdapat 240 unit telah beroperasi dan sisanya 34 unit masih terkendala.
"Yang sudah berjalan dari 274 adalah 240 kopdes. Yang 34 masih dalam upaya kami untuk melakukan operasional," ujarnya.
Baca juga: Wamenkop sebut Kopdes Merah Putih mampu bangkitkan ekonomi desa
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arifEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026