Serang (ANTARA) - Sekitar 51 persen perumahan di Kota Serang, Provinsi Banten telah menyerahkan aset berupa prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) kepada Pemerintah Kota Serang.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Serang, Nofriady Eka Putra, di Serang, Selasa, mengatakan penyerahan PSU kali ini berasal dari lima pengembang dan lima perumahan.
Dengan penambahan ini, total 118 dari 232 perumahan sudah menyerahkan aset mereka ke Pemkot Serang.
"Ini berarti sekitar 51 persen perumahan telah menyerahkan PSU-nya. Dari masyarakat yang diserahkan hanya jalan, sementara dari pengembang biasanya sudah termasuk jalan, ruang terbuka hijau (RTH), dan taman," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Serang panen hasil urban farming targetkan edukasi sejak dini
Nofriady menambahkan, sebagian besar jalan di perumahan masih menggunakan hotmix atau paving block. Ia berharap ke depannya pengembang membangun jalan dengan betonisasi untuk kualitas yang lebih baik.
"Tugas kami hanya menerima serah terima. Kalau untuk penindakan atau izin dari awal, itu ada di DPMPTSP," imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi merinci bahwa lima penyerahan dari masyarakat dilakukan oleh perwakilan RT/RW, sedangkan lima lainnya berasal dari pengembang, termasuk pengembang yang sudah tidak aktif.
Budi juga berharap pengembang yang menyerahkan PSU ini bisa memastikan kualitasnya terlebih dahulu agar tidak menjadi beban bagi pemerintah daerah.
"Saya ingin sebelum diserahkan jalannya dan PSU-nya bagus, sehingga tidak menjadi beban bagi pemkot," tegasnya.
Baca juga: Pemkot Serang pangkas anggaran rapat untuk program prioritas
