Tangerang (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Banten telah melakukan kerja sama dengan tiga perusahaan dalam proses penyerapan tenaga kerja khususnya bagi lulusan baru melalui bursa kerja khusus (BKK).
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang Kamis mengatakan, dua perusahaan yang bergerak di bidang finance dan satu perusahaan retail tersebut nantinya akan memberikan peluang kerja bagi pelajar.
"Ketiga perusahaan ini akan terintegrasi dengan 60 BKK yang tersebar di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Tangerang. Jadi mereka membuka peluang kerja," ujar Ujang.
Baca juga: Disnaker Tangerang: 70 pencaker di PNM telah diterima kerja
Ia mengatakan, kerja sama ini adalah bagian dari upaya memperluas akses informasi lowongan kerja sekaligus mempercepat proses penyerapan tenaga kerja.
Ujang juga menekankan jika kerja sama tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk memprioritaskan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam persaingan pasar lapangan kerja.
Apalagi Pemkot Tangerang memastikan proses kerja sama yang dijalin akan terus berlanjut secara berkala sampai beberapa waktu mendatang.
“Kami menilai kerja sama ini dapat membuahkan hasil yang sangat efektif, jadi para lulusan BKK/SMK yang lulus tes dapat langsung dipekerjakan di perusahaan terkait. Apalagi, kerja sama ini akan terus dilanjutkan secara berkala sesuai prosedur yang telah ditentukan,” tambahnya.
Baca juga: Disnaker Kota Tangerang buka peluang kerja bagi pelajar lulusan baru
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap kerja sama dapat memperluas akses lapangan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat di Kota Tangerang.
“Kami mengapresiasi bagi perusahaan yang telah menjalin kerja sama ini, sekaligus berkomitmen untuk memperluas cakupan kerja samanya dengan perusahaan-perusahaan lain di Kota Tangerang,” pungkasnya.
Disnaker mencatat BKK sudah terbentuk di 122 SMK dari 130 SMK se-Kota Tangerang baik swasta maupun negeri. Berdasarkan data Provinsi Banten, secara persentase kepemilikan BKK SMK Kota Tangerang ini, menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan kota kabupaten lainnya.
Wali kota Tangerang Sachrudin menambahkan kerja sama perusahaan dan BKK SMK merupakan langkah konkret untuk menjembatani pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
"Langkah ini adalah bentuk nyata kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda dibekali keterampilan yang relevan dan siap memasuki dunia kerja dengan percaya diri dan kompetensi yang mumpuni," tambahnya.
Baca juga: Buka peluang kerja, Disnakertrans Banten gelar pelatihan garmen
