Lebak (ANTARA) - Harga cengkeh kering di Kabupaten Lebak, Banten mencapai Rp100.000 per kilogram (kg) dan relatif stabil selama setahun terakhir, karena belum memasuki panen.
"Kita sekarang paling bantar menampung di bawah satu ton per bulan," kata Bambang, seorang pedagang hasil bumi di Rangkasbitung, Lebak, Senin.
Selama ini, penjualan cengkeh kering relatif terbatas, karena belum memasuki musim panen, terlebih sepanjang tahun 2025 curah hujan cukup meningkat.
Baca juga: Info harga cengkeh di Lebak, relatif stabil
Para petani menjual cengkeh dari sisa panen tahun lalu antara lima sampai 30 kilogram.
Oleh karena itu, harga cengkeh kering selama setahun relatif stabil dengan harga Rp100.000 per kg.
"Kami bisa menampung cengkeh kering sekitar 30-60 kilogram per hari," katanya.
Menurut dia, kebanyakan petani cengkeh di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Lebak Gedong, Muncang, Cipanas, Cibeber, Cigemblong, Cirinten, Cilograng, Bayah, dan Panggarangan.
Baca juga: Petani Badui bersyukur panen durian gulirkan ratusan juta rupiah per hari
Sebab, di daerah itu merupakan pegunungan dan perbukitan juga kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
"Kami menampung cengkeh kering dari daerah itu," katanya.
Soleh, seorang petani mengatakan, dirinya hari ini menjual cengkeh kering ke Rangkasbitung sebanyak 30 kilogram dengan harga Rp100.000 per kg, sehingga bisa menghasilkan Rp3 juta.
Cengkeh kering itu dari hasil sisa panen tahun 2024, karena sepanjang 2025 tidak musim panen.
"Ekonomi keluarga dari hasil perkebunan cengkeh seluas satu hektare bisa menghasilkan produksi hingga 1,5 ton cengkeh kering," katanya.
Baca juga: Relawan rujuk petani Badui ke RSUD Banten akibat digigit ular
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, pemerintah daerah mendorong petani agar memperluas perkebunan cengkeh karena permintaan pasar cukup meningkat.
Saat ini, jumlah perkebunan cengkeh milik masyarakat di Kabupaten Lebak mencapai 13.500 hektare dengan produksi mencapai ribuan ton per tahun.
"Kami minta petani ke depan produksi cengkeh menjadi andalan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Baca juga: Petani sayuran dataran rendah di Lebak penuhi permintaan SPPG
