Lebak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menyiapkan benih padi unggul dan pupuk organik cair untuk mendukung program swasembada pangan.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Selasa, mengatakan pemerintah daerah komitmen untuk mendukung program swasembada pangan nasional dengan mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 guna penyediaan bibit padi unggul dan pupuk organik cair untuk lahan seluas 5.000 hektare.
"Pengalokasian anggaran pertanian pangan itu guna meningkatkan produktivitas padi di daerah-daerah yang masih rendah produktivitas padinya," katanya.
Baca juga: Pemkab Lebak terapkan delapan aksi konvergensi tangani stunting
Selain itu juga pemerintah daerah menggandeng pihak swasta , di antaranya Kadin Indonesia untuk mendukung swasembada pangan di Kabupaten Lebak.
Pemerintah daerah juga memfasilitasi gabungan kelompok tani (Gapoktan) untuk menjadi penyalur / titik serah pupuk bersubsidi.
"Kami meyakini intervensi pemerintah daerah bisa mewujudkan program swasembada pangan," kata lelaki Alumni Fakultas Pertanian UGM.
Baca juga: Nelayan Banten diimbau waspadai tinggi gelombang empat meter
Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi menyebutkan pemerintah daerah tahun ini melakukan rehabilitasi pembangunan 40 jaringan irigasi yang bisa mengaliri kebutuhan pertanian dengan total seluas 5.000 hektare.
Selama ini, infrastruktur irigasi menjadi ujung tombak penyuburan lahan pertanian sawah melalui memenuhi ketersediaan pasokan air.
Bila pasokan air tersebut terpenuhi, ujarnya, produksi dan produktivitas pangan meningkat di daerah itu.
Ia menyebut rehabilitasi pembangunan jaringan irigasi tersebut dikerjakan pihak ketiga dan saat ini masih lelang proyek.
Baca juga: UMKM produksi kerupuk di Lebak serap ribuan tenaga kerja
Menurut dia, rehabilitasi pembangunan 40 jaringan daerah irigasi dengan anggaran Rp22 miliar tersebut bisa menyerap tenaga kerja lokal sekitar 800 orang dengan mengutamakan kualitas pekerja.
Jumlah jaringan irigasi di Kabupaten Lebak tercatat 474 unit, terdiri atas 463 irigasi permukaan dan 11 irigasi pompa.
"Kami berharap pembangunan 40 unit daerah irigasi itu dapat mendongkrak produksi pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat," katanya.
Baca juga: BPBD Pandeglang minta warga waspadai banjir susulan
