Lebak (ANTARA) - Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak Unang Sunarya menyatakan pramuka yang diluncurkan Presiden Soekarno tahun 1961 hingga kini masih eksis dalam upaya membangun karakter bangsa Indonesia yang kuat.
"Kita mengapresiasi perkembangan Gerakan Pramuka yang berkembang untuk membangun karakter bangsa yang kuat itu," katanya saat pengukuhan pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak dalam keterangan di Lebak, Selasa.
Baca juga: Pemkab Lebak terapkan delapan aksi konvergensi tangani stunting
Gerakan Pramuka di Kabupaten Lebak digencarkan di berbagai lembaga pendidikan mulai sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK, madrasah dan sederajat.
Begitu itu juga di lingkungan pemerintah Kabupaten Lebak serta kecamatan dan desa/kelurahan.
Selama ini, Gerakan Pramuka membangun nilai-nilai karakter bangsa dengan memiliki jiwa keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa juga mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang bermartabat, cerdas, dan akhlak mulia.
Gerakan Pramuka melestarikan nilai budaya leluhur bangsa dengan memiliki sikap kemanusiaan, saling tolong menolong dan gotong royong.
Baca juga: Pemkab Lebak minta pedagang hewan kurban jaga kebersihan kandang
Bahkan, kejadian bencana alam di Kabupaten Lebak 2020 dan tsunami di Kabupaten Pandeglang 2018, Pramuka berperan penting untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Lebak juga dilakukan mereka dengan penyaluran air bersih.
"Kita mendirikan posko kemanusiaan di lokasi bencana banjir, longsor dan kekeringan guna mengurangi beban ekonomi masyarakat yang mengalami musibah bencana alam itu," katanya menjelaskan.
Menurut dia, Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak juga memiliki struktur yang kuat mulai Majelis Pembimbing Nasional, Majelis Pembimbing Gugus hingga Majelis Pembimbing Desa.
Baca juga: Banjir di wilayah Pandeglang sudah surut
Selanjutnya, Gerakan Pramuka itu memiliki teritorial daerah dan bukan hanya pada lembaga pendidikan saja.
Karena itu, Gerakan Pramuka di era teknologi digitalisasi tentu menjaga bagaimana kiprah generasi bangsa untuk memperkuat dan mencintai NKRI.
Gerakan Pramuka tentunya dapat menjadikan penggerak bangsa dengan membangun karakter yang kuat, sehingga mereka lebih bijak menggunakan media sosial.
Selain itu juga para anggota Pramuka benar-benar menjadi suri tauladan dan memberikan contoh yang baik untuk membangun bangsa agar cita -cita bangsa hidup sejahtera bisa terwujud.
Baca juga: BPBD Pandeglang minta warga waspadai banjir susulan
"Kita terus perkuat persatuan dan kesatuan dan lestarikan nilai budaya sehingga bangsa Indonesia disegani dunia," katanya.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki mengatakan pengukuhan pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di daerah itu merupakan momentum untuk meningkatkan semangat kecintaan terhadap bangsa Indonesia, dan membangun mental yang kuat sehingga menjadi negara hebat.
Ia mengajak semua elemen masyarakat agar tertanam jiwa pramuka untuk menumbuhkan jati diri bangsa dan negara yang berlandaskan Pancasila.
Pemerintah daerah saat ini terus berupaya untuk mempersiapkan generasi emas pada 2045, sehingga harus terwujud "zero new stunting" atau tidak ada lagi anak-anak yang mengalami stunting akibat gagal tumbuh pada anak.
"Kami berharap peran Pramuka itu berjalan di setiap sekolah, mendidik karakter anak-anak sejak dini agar memiliki mental bangsa yang kuat dan memiliki SDM yang unggul," katanya.*
Baca juga: Pemkot Serang tunda pembongkaran rumah warga di bantaran Sungai Cibanten
