Cilegon (ANTARA) - Pemudik antusias menggunakan angkot gratis yang telah difasilitasi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerja sama dengan puluhan angkot trayek Cilegon-Merak untuk mengangkut pemudik pejalan kaki dari Stasiun Cilegon, Banten.
Salah seorang pemudik Ahmad Irwan, di Cilegon, Rabu, mengatakan akan pulang ke kampung halamannya di Lampung setelah merantau di Bogor.
Menurutnya, meski jalur kereta api saat ini hanya sampai Stasiun Cilegon, namun pihaknya sangat mengapresiasi adanya fasilitas angkot gratis yang telah tersedia untuk mengantarkan pemudik ke Pelabuhan Merak.
"Iya tidak masalah meski tidak langsung berhenti di Merak. Ini kan ada angkot gratis yang tersedia di sekitar Stasiun Cilegon," katanya lagi.
Sopir angkot Heru mengatakan dalam satu hari bisa mengangkut pemudik lima sampai enam kali yang disesuaikan melalui jadwal keberangkatan kereta api.
Untuk keuntungan pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti, karena dilakukan langsung melalui pengurus dan pihak kantor.
"Kalau untuk keuntungannya kami kan ada pengurus sama orang kantornya, jadi kalau saya mah menyesuaikan dari kantor saja," katanya lagi.
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerja sama dengan puluhan angkot trayek Cilegon-Merak telah menyediakan sebanyak 30 unit angkot untuk mengangkut pemudik pejalan kaki dari Stasiun Cilegon menuju Pelabuhan Merak.
Seperti tahun sebelumnya, untuk kereta api dengan tujuan Pelabuhan Merak harus berhenti di Stasiun Cilegon, bukan di Stasiun Merak. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan di area Pelabuhan Merak.
Baca juga: Masyarakat yang mudik diimbau tak gunakan sepeda motor