• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News banten
Sabtu, 14 Februari 2026
Antara News banten
Antara News banten
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Biotek pulihkan kualitas air sungai pascapencemaran pestisida

      Biotek pulihkan kualitas air sungai pascapencemaran pestisida

      Sabtu, 14 Februari 2026 15:15

      Tekan pencemaran, Pemkot Tangerang masukkan ecoenzym ke Sungai Cisadene

      Tekan pencemaran, Pemkot Tangerang masukkan ecoenzym ke Sungai Cisadene

      Sabtu, 14 Februari 2026 12:33

      Untirta resmi luncurkan pendidikan dokter spesialis

      Untirta resmi luncurkan pendidikan dokter spesialis

      Sabtu, 14 Februari 2026 8:15

      Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota

      Waspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah kota

      Sabtu, 14 Februari 2026 7:36

      KLH uji paparan gas kimia di lokasi Gudang Pestisida Tangsel

      KLH uji paparan gas kimia di lokasi Gudang Pestisida Tangsel

      Sabtu, 14 Februari 2026 3:16

  • Seputar Banten
    • 10 ribu santri ikuti "Serang Mengaji" sambut Ramadhan

      10 ribu santri ikuti "Serang Mengaji" sambut Ramadhan

      Sabtu, 14 Februari 2026 10:31

      Korban terseret ombak Pantai Daplangu Pandeglang ditemukan meninggal

      Korban terseret ombak Pantai Daplangu Pandeglang ditemukan meninggal

      Sabtu, 14 Februari 2026 6:30

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Jumat, 13 Februari 2026 18:47

      Jelang Ramadhan, Bupati Serang instruksikan tertibkan hiburan malam

      Jelang Ramadhan, Bupati Serang instruksikan tertibkan hiburan malam

      Jumat, 13 Februari 2026 17:42

      JHL Group beri penghargaan terhadap talenta pegawai

      JHL Group beri penghargaan terhadap talenta pegawai

      Kamis, 12 Februari 2026 21:08

  • DPRD Banten
    • Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Legislator minta pemerintah evaluasi perizinan gudang kimia di Tangsel

      Jumat, 13 Februari 2026 7:28

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      DPR tekankan percepatan pembentukan SPPG di Banten demi meratanya MBG

      Rabu, 11 Februari 2026 9:58

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      DPRD Kota Tangerang: Pembinaan industri ekonomi kreatif tingkatkan PAD

      Senin, 9 Februari 2026 5:38

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      DPRD Kota Tangerang tekankan evaluasi SPPG rutin dilakukan jaga kualitas

      Minggu, 8 Februari 2026 15:38

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Legislator Banten perjuangkan huntap penyintas bencana 2020 dibangun

      Kamis, 5 Februari 2026 15:45

  • Ekonomi
    • Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

      Pertamina Patra RJBB hentikan penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang

      Sabtu, 14 Februari 2026 18:11

      Catat, InJourney beri potongan 50 persen tarif jasa kebandarudaraan

      Catat, InJourney beri potongan 50 persen tarif jasa kebandarudaraan

      Sabtu, 14 Februari 2026 15:51

      Aprindo targetkan nilai transaksi Friday Mubarak tembus Rp119 triliun

      Aprindo targetkan nilai transaksi Friday Mubarak tembus Rp119 triliun

      Sabtu, 14 Februari 2026 11:28

      Citilink luncurkan livery khusus bertajuk Semangat Gerak

      Citilink luncurkan livery khusus bertajuk Semangat Gerak

      Sabtu, 14 Februari 2026 2:20

      Ajang apresiasi bagi mitra strategis Paramount Land

      Ajang apresiasi bagi mitra strategis Paramount Land

      Jumat, 13 Februari 2026 22:47

  • Gaya Hidup
    • Begini solusi cerdas hilangkan debu dan tungau di rumah dan kantor

      Begini solusi cerdas hilangkan debu dan tungau di rumah dan kantor

      Jumat, 13 Februari 2026 1:43

      Ini waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa Ramadhan

      Ini waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa Ramadhan

      Selasa, 10 Februari 2026 15:37

      Tribute to Koes Plus, Cara SBY Merawat Ingatan Musik Indonesia

      Tribute to Koes Plus, Cara SBY Merawat Ingatan Musik Indonesia

      Senin, 9 Februari 2026 14:23

      Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

      Minggu, 8 Februari 2026 11:16

      Arsenik ditemukan dalam puluhan produk camilan

      Arsenik ditemukan dalam puluhan produk camilan

      Jumat, 6 Februari 2026 12:10

  • Olahraga
    • Bojan Hodak bicara soal kondisi mental pemain Persib Bandung

      Bojan Hodak bicara soal kondisi mental pemain Persib Bandung

      Sabtu, 14 Februari 2026 19:46

      Ini target Madura United saat tandang ke markas Persis Solo

      Ini target Madura United saat tandang ke markas Persis Solo

      Jumat, 13 Februari 2026 12:52

      Liverpool menang tipis atas tuan rumah Sunderland

      Liverpool menang tipis atas tuan rumah Sunderland

      Kamis, 12 Februari 2026 6:05

      Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

      Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

      Rabu, 11 Februari 2026 10:18

      Como ke semifinal Piala Italia seusai singkirkan Napoli

      Como ke semifinal Piala Italia seusai singkirkan Napoli

      Rabu, 11 Februari 2026 6:15

  • Kesra
    • Wamenkes resmikan pos kesehatan di dua pasar Kota Tangerang

      Wamenkes resmikan pos kesehatan di dua pasar Kota Tangerang

      Sabtu, 14 Februari 2026 19:16

      Atrial fibrilasi gangguan irama jantung yang harus ditangani

      Atrial fibrilasi gangguan irama jantung yang harus ditangani

      Sabtu, 14 Februari 2026 16:46

      Pemkot Tangerang sebut jumlah penerima MBG terus bertambah

      Pemkot Tangerang sebut jumlah penerima MBG terus bertambah

      Sabtu, 14 Februari 2026 14:51

      Ayo, Cek status kepesertaan PBI JKN bisa lewat hotline

      Ayo, Cek status kepesertaan PBI JKN bisa lewat hotline

      Sabtu, 14 Februari 2026 11:53

      PMI Kota Tangerang hadirkan layanan donor di rumah bareng keluarga

      PMI Kota Tangerang hadirkan layanan donor di rumah bareng keluarga

      Sabtu, 14 Februari 2026 10:57

  • Polhukam
    • Polda Banten ringkus 6 tersangka pengangkutan 16 motor tanpa dokumen

      Polda Banten ringkus 6 tersangka pengangkutan 16 motor tanpa dokumen

      Sabtu, 14 Februari 2026 13:12

      Gelapkan dana umroh, warga Serang ditangkap Polisi

      Gelapkan dana umroh, warga Serang ditangkap Polisi

      Sabtu, 14 Februari 2026 2:56

      Sejumlah SPPG Polri dilengkapi kemandirian pangan

      Sejumlah SPPG Polri dilengkapi kemandirian pangan

      Jumat, 13 Februari 2026 12:05

      Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

      Polda Banten dorong penghijauan pascatambang di Banten

      Jumat, 13 Februari 2026 6:53

      Polda Banten perkuat "green policing" penindakan pidana lingkungan

      Polda Banten perkuat "green policing" penindakan pidana lingkungan

      Kamis, 12 Februari 2026 21:17

  • Banten Dalam Foto
    • Kebakaran pabrik cat di Tangerang

      Jumat, 13 Februari 2026 18:49

      Kontribusi Terminal Tanjung Sekong terhadap kebutuhan LPG nasional

      Jumat, 13 Februari 2026 18:47

      Pemeriksaan Bahar bin Smith

      Jumat, 13 Februari 2026 18:45

      Sidang isbat nikah terpadu di Kota Tangerang

      Jumat, 13 Februari 2026 18:43

      Sungai Cisadane tercemar pestisida

      Jumat, 13 Februari 2026 18:40

Padi huma, andalan petani Badui penuhi pangan

Oleh Mansyur suryana Sabtu, 17 Juni 2023 14:20 WIB

Padi huma, andalan petani Badui penuhi pangan

Warga Suku Badui menunjukkan padi huma saat kegiatan tradisi ngaseuk di Ciboleger, Lebak, Banten, Sabtu (15/10/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa.

Lebak (ANTARA) -

Puluhan petani Badui, pagi itu tengah sibuk memetik gabah yang menguning di ladang-ladang di kawasan hutan Cicuraheum, Gunungkencana, Kabupaten Lebak.
Padi huma dipetik secara manual oleh petani yang kebanyakan kaum perempuan, menggunakan ketam dan dikumpulkan gabah itu satu per satu.
Gabah yang sudah terkumpul itu kemudian diikat atau gegeus dengan berat antara 10-13 kilogram/ikat dan dijemur agar cepat mengering.
Petani perempuan itu tak kenal lelah bekerja di ladang di Blok Cicuraheum seluas 20 hektare.
"Panen padi huma itu mampu menyumbangkan ketersediaan pangan keluarga," kata Santa, seorang petani Badui kepada ANTARA.
Petani Badui yang menggarap lahan seluas 20 hektare merasa lega karena sekitar 60 persen bisa dipanen dan 40 persen terserang hama.
Panen tahun lalu petani Badui merugi karena banyak tanaman padi terserang hama, sehingga hanya 10 persen yang bisa dipanen.

Baca juga: Saat tetua adat Badui minta sinyal Internet ditiadakan

Petani Badui saat ini memasuki musim panen padi huma, ada yang di hutan tanah hak ulayat adat, juga kawasan luar adat, tersebar di Leuwidamar, Sobang, Cirinten, Cileles, Muncang, Gunungkencana dan Bojongmanik.
Para petani Badui panen padi huma di luar tanah hak ulayat adat dengan sistem menyewa lahan milik Perum Perhutani maupun lahan orang lain.
Mereka panen hari ini dari tanam Januari 2023 karena menggunakan benih lokal, dengan masa panen selama enam bulan.
Panen raya padi huma di Kecamatan Gunungkencana di lahan milik Perum Perhutani, dengan anggota petani Badui mencapai 30 orang.
Masyarakat Badui menempati lahan milik negara itu untuk dijadikan areal pertanian tanaman padi huma dengan sistem tumpang sari bersama tanaman sayuran, palawija, dan tanaman keras.
Para petani bersyukur hasil panen padi huma cukup baik, karena curah hujan 2023 cukup tinggi hingga menyuburkan lahan pertanian.
Tarwinah (50), petani Badui, bercocok tanam setahun dilakukan satu kali tanam untuk dijadikan ketahanan pangan keluarga dan pendapatan ekonomi.
Saat ini, dirinya bercocok tanam ladang seluas satu hektare di perbatasan dengan masyarakat luar Badui di Kecamatan Cirinten.
Masyarakat Badui mengembangkan pertanian ladang kebanyakan di lahan luar kawasan adat, sebab tanah adat relatif kecil dengan bertambahnya penduduk.
Mereka turun temurun menanam padi huma dan tanaman lainnya di lahan darat karena keputusan adat juga tidak menggunakan pupuk kimia.
Kemungkinan panen padi huma bisa menghasilkan sebanyak 30 karung dari lahan 5.000 meter dan bisa memenuhi kebutuhan pangan selama setahun.
Selain menanam padi huma, mereka juga menanam budi daya umbi-umbian, pisang dan jagung.

Baca juga: Disbudpar Kabupaten Lebak setuju kawasan Badui ditiadakan sinyal internet
Tanpa kelaparan
Kepala adat yang juga Kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Jaro Saija, mengingat selama ini, dalam sejarah masyarakat Badui hingga kini belum pernah mengalami kelaparan maupun krisis pangan.
Persediaan pangan di pemukiman masyarakat Badui melimpah dari hasil panen itu tidak banyak dikonsumsi, terlebih adanya program bantuan beras yang diluncurkan pemerintah.
Masyarakat Badui mendapatkan sebanyak 10 kg beras dari Kemensos, karena masuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga 10 kilogram dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang didistribusikan PT Pos Indonesia.
Pemberian beras itu tentu dapat memenuhi ketersedian pangan juga mengurangi beban kebutuhan.
Masyarakat Badui Luar (berpakaian khas hitam) dan Badui Dalam (berpakaian putih) berpenduduk sekitar 11.600 jiwa, tersebar di 68 perkampungan. Ketersediaan pangan melimpah, termasuk gabah hasil panen 30 tahun lalu.
Stok pangan gabah huma hanya digunakan untuk acara pernikahan, sunatan, maupun pesta adat.
Selama ini, gabah-gabah huma yang disimpan di rumah pangan tidak digunakan untuk konsumsi, namun sebagai cadangan jika benar-benar paceklik, seperti pertanian ladang terserang hama atau penyakit yang mengakibatkan gagal panen.
Seluruh masyarakat Badui berprofesi sebagai petani ladang dengan bercocok tanam padi huma dan palawija serta hortikultura.
Penghasilan petani Badui dari menanam padi huma dengan masa panen selama enam bulan ke depan untuk persediaan pangan keluarga.
Sementara untuk panen cikur, jahe, dan pisang menjadi pendapatan ekonomi tiga bulanan hingga 12 bulanan.
Selain itu ada juga pendapatan lima tahunan, seperti tanaman keras albasia dan pulai.
Para petani Badui menjual hasil komoditas alam itu ke penampung maupun tengkulak setempat.
Masyarakat Badui bercocok tanam di ladang karena mempertahankan adat leluhur yang mengembangkan di lahan darat dan tidak boleh di areal persawahan.
Masyarakat Badui dilarang menanam padi di sawah juga dilarang menggunakan alat cangkul dan pupuk kimia.
Data di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak menunjukkan masyarakat Suku Badui yang hidup di pedalaman daerah itu tidak pernah mengalami rawan pangan karena mereka selalu menyimpan hasil panen.
Stok pangan mereka malah melimpah dari hasil panen ladang huma.
Dari panen padi huma itu, puluhan sampai ratusan ikatan gabah disimpan melalui leuit-leuit. Leuit itu sebagai sumber rumah ketersediaan pangan.
Masyarakat Badui membangun leuit yang biasanya didirikan di belakang rumah guna memenuhi ketersediaan pangan.
Pembangunan leuit di belakang rumah karena lokasinya dekat dengan dapur dan mudah untuk mengambilnya.

Baca juga: Kegembiraan warga Badui kala hasil panen padi huma melimpah
Swasembada
Dinas Pertanian Kabupaten Lebak mencatat selama ini petani Badui sudah mampu swasembada sendiri untuk ketersediaan pangan konsumsi keluarga dan belum pernah mengalami krisis pangan.
Masyarakat Badui bercocok tanam padi huma atau padi gogo di lahan darat hingga melimpah, karena mereka sebagian gabah disimpan di lumbung pangan atau rumah leuit
Petani Badui bercocok tanam padi dengan cara berpindah- pindah lahan sesuai adat nenek moyangnya agar tanamannya tumbuh subur dan menghasilkan ketahanan pangan serta pendapatan keluarga.
Para petani Badui sangat terbantu dengan adanya kebijakan pemerintah yang memperbolehkan lahan milik BUMN itu dimanfaatkan oleh petani dengan cara menyewa.
Keunggulan masyarakat Badui itu, jika musim panen padi huma dari hasil bercocok tanam ladang tidak dijual, namun disimpan di rumah pangan untuk persediaan kebutuhan pangan keluarga.
Seluruh rumah pangan itu diisi penuh stok padi huma hingga menampung 5-7 ton gabah per lumbung.
Persediaan pangan di kawasan Badui belum mengalami kehabisan dari hasil panen padi huma itu.
Karena itu, masyarakat Badui hingga kini mempunyai ketahanan pangan yang kuat.
Saat ini petani Badui memiliki 4.000 rumah pangan dan jika rata-rata empat ton saja per rumah pangan, maka ada 160 ribu ton gabah kering sebagai persediaan.
Produksi gabah yang ada di rumah pangan itu merupakan cadangan pangan keluarga sehingga dapat melindungi dari ancaman kerawanan pangan.
Baca juga: Warga Badui, Lebak tampilkan tari "ngalage" saat tanam padi huma

Editor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pemkab Lebak targetkan penerimaan pajak daerah tahun ini Rp250 miliar

Pemkab Lebak targetkan penerimaan pajak daerah tahun ini Rp250 miliar

13 Februari 2026 09:22

Pemkab Lebak bebaskan PBB-P2 sawah di bawah 5.000 m2

Pemkab Lebak bebaskan PBB-P2 sawah di bawah 5.000 m2

13 Februari 2026 08:50

Guna pelestarian alam, masyarakat Suku Badui wajib jaga hutan lindung

Guna pelestarian alam, masyarakat Suku Badui wajib jaga hutan lindung

12 Februari 2026 18:09

Pemkab: Jumlah keluarga risiko stunting di Lebak turun drastis

Pemkab: Jumlah keluarga risiko stunting di Lebak turun drastis

12 Februari 2026 07:56

Gubernur Banten dorong konsep agro ekosistem di pesantren

Gubernur Banten dorong konsep agro ekosistem di pesantren

11 Februari 2026 18:30

PWI Banten salurkan bahan pokok bagi warga tidak mampu di Lebak

PWI Banten salurkan bahan pokok bagi warga tidak mampu di Lebak

11 Februari 2026 04:13

CKG di Lebak sasar sekolah, posyandu dan perusahaan

CKG di Lebak sasar sekolah, posyandu dan perusahaan

10 Februari 2026 19:25

BPBD Lebak ingatkan warga waspadai bencana banjir dan longsor

BPBD Lebak ingatkan warga waspadai bencana banjir dan longsor

10 Februari 2026 18:55

Terpopuler

Cemaran aliran kali Tangsel diduga dari gudang pestisida terbakar

Cemaran aliran kali Tangsel diduga dari gudang pestisida terbakar

Aliran sungai di Serpong Tangsel diduga tercemar bahan kimia

Aliran sungai di Serpong Tangsel diduga tercemar bahan kimia

Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

Kunjungi Kota Tangerang, Miss Japan 2026 perkuat hubungan budaya

11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

Persib Bandung percaya diri hadapi tuan rumah Ratchaburi FC

Top News

  • 11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    11.319 peserta BPJS PBI di Kota Serang dinonaktifkan

    10 Februari 2026 14:28

  • Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    Menkeu Purbaya sidak perusahaan tunggak pajak hingga Rp500 miliar di Tangerang

    5 Februari 2026 15:24

  • KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    KLH tempuh langkah hukum kasus dugaan kelalaian PT Vopak Cilegon

    4 Februari 2026 13:31

  • Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    Sekolah di Serang terapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat KBM

    2 Februari 2026 15:30

  • Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    Wow, harga emas Antam hari ini tembus Rp2.917.000 per gram

    26 Januari 2026 09:07

Antara News banten
banten.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Seputar Banten
  • Ekonomi
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Kesra
  • Polhukam
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA