Kabupaten Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, memastikan harga berbagai bahan pokok (sembako) di wilayah itu tetap stabil usai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, di Serang, Rabu, menyampaikan bahwa kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, khususnya di Pasar Baros, Kecamatan Baros.

"Berdasarkan hasil pantauan kami di Pasar Baros, harga kebutuhan pokok terbilang stabil pasca Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026," katanya.

Baca juga: Libur Idul Adha, okupansi hotel di Anyer-Cinangka capai 100 persen

Stabilitas harga ini mencakup berbagai komoditas utama yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari beras, protein hewani, hingga bumbu-bumbu. Rantai pasok yang berjalan lancar membuat ketersediaan barang di pasar tradisional tetap melimpah.

Ia merinci harga rata-rata komoditas yang terpantau stabil di pasaran mulai dari beras IR 64 KW I Rp14.000/kg, Rp12.000/liter, beras SPHP Rp12.000/kg, minyak goreng premium Rp21.000/liter, MinyaKita Rp15.700/liter, gula pasir curah Rp18.000/kg.

Sedangkan kelompok daging dan lauk pauk yakni daging sapi murni Rp140.000/kg, daging ayam broiler Rp36.000/kg, telur ayam ras Rp26.000/kg, ikan mas segar Rp45.000/kg, tahu putih Rp10.000/kg dan tempe Rp15.000/kg.

Untuk kelompok bumbu dapur dan sayuran, cabai merah keriting Rp65.000/kg, bawang merah rogol asri Rp45.000/kg, bawang putih bonggol Rp35.000/kg, kacang kedelai lokal Rp10.000/kg dan kentang Rp6.000/kg.

Baca juga: Amankan wisata Anyer, Polres Cilegon siagakan 209 personel

Meskipun secara umum harga sembako sangat terkendali, Diskoumperindag mencatat adanya dinamika harga yang wajar pada komoditas tomat. Harga tomat mengalami sedikit penyesuaian dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Kendati demikian, pasokan dipastikan tetap aman.

”Berbeda untuk harga tomat yang naik menjadi Rp12.000 per kilogram. Namun informasi dari pedagang, pasokan tetap ada dan melimpah, hanya saja harga pengambilan dari pasar induk yang memang naik,” jelas Titi.

Selain itu, ketersediaan energi bersubsidi juga terpantau normal. Harga gas tabung LPG 3 kilogram di pasaran saat ini dijual di kisaran Rp21.000, tidak terpaut jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp19.000.

Dengan stabil nya harga dan ketersediaan barang yang memadai, Pemkab Serang mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan tenang dan sesuai kebutuhan, karena stok pangan daerah dipastikan sangat mencukupi.

Baca juga: Polisi pastikan keamanan tempat wisata bagi pengujung di Tangerang



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026