Tangerang (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten mengajak masyarakat memanfaatkan pojok uji keamanan pangan di pasar tradisional dalam memastikan pangan yang dibeli tak ada kandungan zat berbahaya.

“Kami telah menyediakan 21 Pojok Uji Keamanan Pangan di pasar-pasar Kota Tangerang yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pedagang untuk memastikan pangan yang dibeli atau dijual aman untuk dikonsumsi,” kata Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun di Tangerang, Minggu.

Ia mengatakan peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pangan jelang lebaran perlu dilakukan pengawasan oleh petugas maupun kesadaran masyarakat secara mandiri.

Baca juga: DKP Kota Tangerang gelar "ngabuburit manfaat" dengan vaksinasi rabies gratis

Maka itu layanan yang telah disediakan diharapkan dapat dimanfaatkan agar pangan yang di konsumsi tidak memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli pangan. Begitu juga para pedagang, untuk lebih waspada terhadap pangan-pangan yang diperjualbelikan untuk masyarakat," ujarnya.

Sementara itu lokasi Pojok Uji Keamanan Pangan di Kota Tangerang yakni Pasar Anyar, Pasar Ramadhani, Pasar Malabar, Pasar Laris Cibodas, Pasar Cibodas, Pasar Jatake, Pasar Poris Indah, Pasar Gerendeng, Pasar Bandeng. Pasar Modern Town Market, Pasar Banjar Wijaya.

Lalu ada di Pasar Saraswati, Plaza Baru Ciledug, Pasar Bengkok, Pasar Duta Garden, Pasar Kebon Besar Batuceper, Pasar Green Lake City, Pasar Babakan, Robinson Mart, GS The Fresh, Lion Super Indo Hasym Ashari dan Hypermart Cyberpark Pinangsia.

Baca juga: DKP Kota Tangerang hadirkan Gampang Sembako Ramadhan hingga 13 Maret

Sementara itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang juga menerjunkan tim pengawasan untuk melakukan pembinaan higiene dan sanitasi terkait dengan produk makanan agar produksi sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.

”Tim memberikan edukasi dan arahan terkait praktik pengolahan pangan yang baik agar produk yang dihasilkan tetap aman, higienis, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Kepala Dinkes Kota Tangerang dr Dini Anggraeni.

Ia mengatakan kegiatan ini seiring dengan peningkatan penjualan kue menjelang Lebaran. Dinkes setempat ingin memastikan semua berjalan sesuai dengan aturan.

Baca juga: DPRD Kota Tangerang minta penambahan bentor pangan jual sembako murah



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026