Serang (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang, Banten, memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah tetap terjaga melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, di Serang, Kamis, mengatakan kegiatan GPM ini dilaksanakan di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas, sebagai langkah intervensi pemerintah terhadap potensi kenaikan harga selama bulan Ramadhan.
Lebih lanjut ia mengatakan GPM sengaja digelar di area Puspemkab untuk sekaligus memperkenalkan pusat pemerintahan tersebut kepada masyarakat luas.
"Kami ingin masyarakat tahu lokasi Puspemkab ini. Jadi sambil mengurus perizinan atau kartu kuning, mereka bisa mampir berbelanja kebutuhan pokok dengan harga murah," katanya.
Baca juga: Pemkab Serang gelar Bazar Ramadhan di empat titik untuk tekan harga
Ia menjelaskan bahwa GPM menyediakan berbagai komoditas dengan harga di bawah pasar. Daging kerbau beku, misalnya, dijual seharga Rp76.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibanding harga pasar yang mencapai Rp150.000 per kilogram. Begitu pula dengan telur omega tiga yang dijual Rp30.000 per kilogram dari harga normal Rp36.000.
"Komoditas lain seperti beras, bawang merah, bawang putih, hingga aneka cabai juga tersedia, meski langsung habis diborong warga," ujarnya.
Selain itu, DKPP bersama Satgas Pangan terus memantau pergerakan harga secara intensif. Menanggapi lonjakan harga cabai di Pasar Ciruas baru-baru ini, Suhardjo menyebut pihaknya telah melakukan intervensi dengan mencari distributor dari daerah lain melalui dukungan subsidi transportasi dari Badan Pangan Nasional.
Program GPM di Kabupaten Serang ini direncanakan berlangsung di tiga titik. Setelah sukses di Kecamatan Pabuaran dan Puspemkab Serang, lokasi ketiga akan dipusatkan di Kecamatan Gunung Sari pada Kamis (13/3).
"Tujuannya agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan stabilitas pasokan tetap terjaga hingga Lebaran nanti," pungkasnya.
Baca juga: 2 juta wisatawan ditargetkan liburan Idul Fitri 1447 H di Banten
