Cilegon (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon, Provinsi Banten, menyiapkan tiga titik zona penyangga (buffer zone) sebagai kantong parkir utama guna mengantisipasi membludak nya volume kendaraan di Pelabuhan Merak pada masa angkutan Lebaran 2026.
Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Ridwan, di Cilegon, Kamis, menyatakan bahwa langkah preventif ini dilakukan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
"Kami menyiapkan tiga titik buffer zone di kawasan yang selama ini dinilai rawan mengalami kepadatan arus kendaraan," ujarnya.
Baca juga: Angkutan Lebaran 2026, fokus keselamatan dan kelancaran transportasi
Adapun ketiga lokasi strategis tersebut berada di sekitar kawasan Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, serta Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara yang akan difungsikan sebagai kantong parkir jika terjadi antrean panjang.
Penyiapan sarana pendukung ini merupakan hasil kesepakatan dalam rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan terkait, termasuk Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) serta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak.
Selain penyediaan lahan parkir tambahan, pemerintah pusat melalui kementerian terkait juga telah menetapkan kebijakan strategis dengan menunjuk empat pelabuhan utama untuk melayani arus mudik tahun ini.
"Keempat fasilitas penyeberangan tersebut meliputi Pelabuhan Merak, Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Pelabuhan BBJ Bojonegara, serta Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) guna membagi beban arus kendaraan yang menuju Sumatera," ujarnya.
Melalui sinergi lintas instansi dan optimalisasi empat titik pelabuhan tersebut, diharapkan layanan penyeberangan bagi penumpang maupun logistik dapat berjalan lebih cepat, aman, serta lancar selama periode puncak mudik Lebaran 2026.
Baca juga: Polda Banten terapkan rekayasa pada arus mudik Lebaran 2026
