Serang (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang bersama Direktorat Jenderal Imigrasi Banten mengisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dengan melakukan bakti sosial yakni membagikan 200 paket sembako kepada petani di wilayah Kota Serang.
Kegiatan Bakti Sosial yang dibuka Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, dan didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Serang, Sony August, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan ini berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian Cipocok Jaya Kota Serang, Rabu.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna menyatakan bakti sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian jajaran Imigrasi Banten terhadap masyarakat, khususnya para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Melalui momentum ulang tahun pertama Kementerian Imipas ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan antara jajaran imigrasi dengan masyarakat. Para petani adalah garda terdepan dalam penyediaan pangan, dan sudah sepantasnya kami hadir memberikan dukungan moral maupun bantuan nyata,” kata Felucia.
Baca juga: Imigrasi Banten optimalkan peran desa binaan untuk cegah TPPO dan TPPM
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi tradisi positif yang terus dilanjutkan oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Imipas.
Kepala Dinas Pertanian Kota Serang, Sony August menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari jajaran Imigrasi. “Bantuan ini sangat berarti bagi para petani di Kota Serang, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang masih menantang,” ungkapnya.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-1 Kementerian Imipas yang mengusung semangat “Bersinergi, Melayani, dan Mengabdi untuk Negeri”, sekaligus memperkuat peran imigrasi sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan keimigrasian, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Baca juga: Imigrasi Soetta uji kesigapan layanan untuk hadapi kendala sistem
