Jakarta (ANTARA) - Garudayaksa resmi menjadi juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah menaklukkan PSS Sleman lewat adu penalti 4-3 usai main imbang 2-2 dalam partai final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu.
Garudayaksa bahkan tampil baik dan menekan PSS, yang memainkan final di kandangnya sendiri, bahkan sempat memimpin 2-0 berkat gol-gol Alfin Faiz Kelilauw dan Everton di babak pertama.
Tuan rumah bangkit dan menyamakan kedudukan lewat dwigol Gustavo Tocantins di paruh kedua, tetapi skor imbang 2-2 bertahan hingga bubaran waktu normal dan dua babak tambahan.
Baca juga: Arema FC bungkam PSM Makassar tiga gol tanpa balas
Ironis bagi PSS, Tocantins yang menghindarkan mereka dari kekalahan lebih awal justru gagal menunaikan tugasnya dengan baik dalam adu penalti. Eksekusi Tocantins bisa ditebak dan dimentahkan oleh kiper Yoewanto Beny, yang praktis membantu Garudayaksa mengunci gelar juara dengan memenangi adu penalti 4-3.
Kedua tim musim depan akan berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, bersama Adhyaksa FC yang pada Jumat (8/5) berhasil mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.
Baca juga: Persija Jakarta terus bersiap untuk hadapi Persib Bandung
Pewarta: Zaro Ezza SyachniarEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026