Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) memberikan pelatihan kerajinan buatan tangan (handmade) kepada 20 perajin dari tujuh kecamatan guna meningkatkan kapasitas UMKM dan membuka peluang menembus pasar global.
Sekretaris Diskoumperindag Kabupaten Serang Shinta Asfilian Harjani di Serang, Minggu, mengatakan pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan CV Ardelya Kriya Nusantara (Ardelya Craft) dan didukung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung.
"Ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan Ardelya Craft. Pelatihan ini adalah salah satu upaya untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan keterampilan, mengingat kerajinan tangan memiliki nilai seni dan ekonomi yang tinggi," ujar Shinta.
Baca juga: Belanja produk UMKM di mini market Se-Banten dapat potongan harga
Pelatihan yang digelar selama lima hari, sejak 22 hingga 26 Agustus 2025 di UTC Dago Hotel Bandung diharapkan dapat mendorong peserta untuk menghasilkan produk-produk yang lebih kreatif dan inovatif, kata Shinta.
Selain peningkatan kapasitas produk, lanjutnya, pelatihan tersebut juga bertujuan untuk membangun komunitas yang solid di antara para perajin.
Menurut dia, komunitas menjadi faktor penting bagi perajin handmade untuk dapat lebih berkembang.
"Kami berharap pelatihan ini dapat membuat perajin kita berkembang seperti Ardelya Craft yang telah berhasil mencapai pangsa pasar internasional," katanya.
Baca juga: Maksimalkan aset, Pemkab Serang siapkan pembentukan UPT khusus
Ia mengatakan peserta pelatihan merupakan pionir-pionir perajin handmade yang tersebar di Kabupaten Serang dan diharapkan dapat menularkan ilmunya di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Diskoumperindag Kabupaten Serang Ayu Mira Kusumaningtiyas mengatakan bahwa 20 peserta tersebut berasal dari empat komunitas handmade di tujuh kecamatan, meliputi Kecamatan Bojonegara, Anyar, Kragilan, Bandung, Petir, Kramatwatu dan Cinangka.
Baca juga: Barcode produk UMKM gratis bantu pelaku usaha kembangkan bisnis
