Tangerang Selatan (ANTARA) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Yayasan Sayap Ibu Bintaro sebagai rangkaian menyambut Hari Lahir Kejaksaan ke-80.
"Ini adalah salah satu bentuk bakti sosial kami, cara kami untuk berbagi ke masyarakat, untuk bisa berkontribusi terhadap anak-anak yang istimewa, yang berkebutuhan khusus," kata Kepala Kejari Tangsel Apsari Dewi di Tangerang, Rabu.
Ia mengatakan bantuan yang diberikan kepada anak berkebutuhan khusus itu, antara lain berupa susu, popok dan berbagai kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan mereka.
Baca juga: Kejari Tangsel serahkan santunan JKM- JHT Bpjamsostek Rp47 juta
"Kita membawakan beberapa kebutuhan, seperti susu, popok, kemudian juga kebutuhan sehari-hari dan uang tunai. Ini hanya cara kami sebagai bentuk rasa cinta kami kepada masyarakat," ujarnya.
Dewi menuturkan bakti sosial tersebut sebagai momentum meningkatkan rasa syukur, khususnya bagi jajaran Kejari Kota Tangsel karena masih dapat beraktivitas sehari-hari dalam keadaan sehat.
"Nilai yang paling utama adalah bagaimana kita harus bersyukur. Bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang," tuturnya.
Dewi berharap bakti sosial tersebut dapat mendorong seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Tangsel untuk meningkatkan kepedulian kepada anak berkebutuhan khusus.
"Banyak anak yang istimewa, yang tidak seberuntung kita, dan bagaimana kita dengan kemampuan kita masing-masing bisa memperhatikan, memberikan atensi, berkontribusi, juga tidak ignorant terhadap anak-anak tersebut," ungkap Dewi.
Baca juga: Kejari Cilegon klarifikasi berita hoax terkait pemusnahan barang bukti
Usai memberikan kebutuhan pokok, Kajari Tangsel berkunjung dan melihat langsung aktivitas anak-anak berkebutuhan khusus di Yayasan Sayap Ibu Bintaro.
Pada momen itu, Dewi sempat menahan air matanya saat melihat bagaimana anak-anak bertahan dan berjuang menjalani hidup di tengah keterbatasan.
"Ini juga suatu hikmah untuk kita, sesuatu yang bisa kita ambil bahwa perjuangan itu tidak hanya apa yang kita lakukan sehari-hari, ini anak berjuang hidup, berjuang untuk hidupnya," kata dia.
Baca juga: Kejari Tangsel pulihkan keuangan negara hingga miliaran rupiah
