Lebak (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak meraih peringkat sementara enam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tingkat Provinsi Banten.
"Kita terus bekerja keras agar realisasi program CKG bisa menjadi peringkat dua di Banten," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Endang Komarudin di Lebak, Senin.
Dia menjelaskan, program CKG Kabupaten Lebak tersebut untuk masyarakat dan komunitas sudah terealisasi sebanyak 32.421 orang dan untuk sekolah sebanyak 11.546 orang.
Baca juga: Gubernur Andra Soni tegaskan cek kesehatan siswa cegah masalah sejak dini
Perolehan program CKG itu dinyatakan sementara Kabupaten Lebak meraih peringkat enam besar di Provinsi Banten.
Karena itu, Dinkes Lebak hingga kini lebih mengoptimalkan kegiatan program CKG guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pelajar sekaligus usia harapan hidup (UHH) lebih panjang.
Program CKG itu meliputi berbagai jenis pemeriksaan, seperti skrining kesehatan, pemeriksaan jantung, berat badan, pemeriksaan gigi, telinga, tes darah, dan deteksi faktor risiko penyakit.
Program CKG tersebut sangat penting dilakukan, karena deteksi dini untuk mengetahui faktor risiko dalam mencegah penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, gula darah, kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, obesitas sentral atau lingkar perut.
Baca juga: Dinkes Kota Tangerang ajak guru lakukan CKG mandiri di puskesmas
CKG ini juga dalam upaya untuk mencegah agar masyarakat tidak terkena risiko penyakit di kemudian hari, serta untuk menghindari adanya komplikasi yang terjadi.
Misalnya, katanya, masyarakat yang teridentifikasi diabetes maka dilakukan rujukan agar rutin berobat jalan ke rumah sakit sehingga tidak menimbulkan komplikasi.
"Kami menginstruksikan 43 puskesmas agar optimal melakukan sasaran ke perkampungan maupun ke sekolah-sekolah untuk menyukseskan program CKG," kata Endang.
Yusuf (45), warga Komdik Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya empat hari lalu dilakukan CKG di puskesmas setempat.
"Kami bersyukur setelah dilakukan pemeriksaan melalui CKG kondisinya sehat dan tidak mengidap penyakit tidak menular," katanya.
Baca juga: Pemeriksaan lanjutan CKG berlaku di seluruh faskes
