Serang (ANTARA) - Bhayangkari Daerah Banten memperkuat komitmennya dalam mendorong program nasional percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi anak usia dini melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polda Banten.
Ketua Bhayangkari Daerah Banten, Dewi Suyudi Ario Seto di Kota Serang, Senin mengatakan program SPPG yang digagas Bhayangkari ini menjadi bentuk nyata kontribusi organisasi istri anggota Polri dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Fokus kegiatan mencakup pemberian makanan tambahan bergizi, penyuluhan pola makan sehat, serta pemantauan pertumbuhan balita secara rutin.
“Kami menyadari bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh anak-anak hari ini. Melalui SPPG, kami ingin hadir memberi solusi nyata atas isu gizi dan tumbuh kembang anak, dengan mengedukasi orang tua serta memberikan dukungan langsung kepada keluarga yang membutuhkan,” ujar dia.
Baca juga: SPPG Polresta Tangerang siap akomodir MBG untuk 4.081 pelajar
Hingga Juli 2025, tercatat telah terbentuk 11 unit SPPG di lingkungan Polda Banten. Dua di antaranya telah terdaftar di Badan Gizi Nasional (BGN), yakni SPPG Polda Banten dan SPPG Polresta Tangerang, sementara sembilan lainnya merupakan unit baru yang tengah dikembangkan di berbagai polres.
Sembilan unit baru tersebut antara lain berada di Polresta Serang Kota, Polres Serang, Pandeglang, Lebak, Cilegon (tiga unit), dan Koperasi Gakuba Banten. Seluruh unit SPPG aktif menjalankan program edukasi dan pendampingan keluarga dalam hal pemenuhan gizi anak.
Selain program gizi, kegiatan SPPG juga diisi dengan penyuluhan kesehatan oleh tenaga medis dan pembagian paket sembako serta perlengkapan anak bagi keluarga prasejahtera. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup anak sejak usia dini.
“Semoga program ini menjadi amal ibadah bagi kita semua, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya para ibu dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Dewi.
Ia menegaskan, Bhayangkari Banten akan terus memperluas jangkauan SPPG dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, baik internal kepolisian maupun lembaga eksternal, agar program sosial dan kesehatan Bhayangkari semakin berdampak nyata di masyarakat.
Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, Bhayangkari berharap upaya ini dapat mendukung pencapaian target Indonesia Emas 2045 melalui generasi sehat, kuat, dan cerdas.
Baca juga: Pemkab Serang luncurkan program Gapudakan dukung swasembada pangan
