Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, secara intensif menggulirkan serangkaian program untuk memperkuat dan mengembangkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya yang salah satunya lewat hibah peralatan.
Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag), Kota Serang, Evan Rivana, di Serang, Senin, mengatakan selain hibah peralatan juga ada pembinaan hingga fasilitasi perizinan. Hal tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal yang mayoritas bergerak di sektor makanan dan fesyen.
"Pemerintah Kota Serang sangat intens dalam pengembangan UMKM lokal. Kami memiliki serangkaian program untuk memastikan mereka dapat tumbuh dan berdaya saing," katanya.
Baca juga: BI resmikan Koperasi Jawara, kanal pemasaran produk khas Banten
Ia menjelaskan, salah satu program unggulan adalah "Klinik UMKM" yang berlokasi di kantor dinas. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat layanan terpadu bagi para pelaku usaha.
"Di kantor kami ada Klinik UMKM untuk pembinaan dan pemberdayaan. Jika mereka ingin mengurus izin usaha, kami juga memfasilitasi nya di klinik tersebut," ujarnya.
Selain pembinaan, Pemkot Serang juga menyediakan program hibah kompetitif yang disalurkan setiap tahun. Bantuan ini diberikan berdasarkan proposal yang diajukan oleh para pelaku UMKM.
"Kami memberikan hibah yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM. Nilai yang diajukan bisa mulai dari Rp20 juta hingga Rp100 juta," jelasnya.
Baca juga: Pemkot jadikan struk belanja produk UMKM tiket masuk Serang Fair 2025
Ia menegaskan, seluruh hibah ini diberikan dalam bentuk barang atau peralatan, bukan uang tunai, untuk memastikan tepat sasaran. Alokasi anggaran untuk program hibah tersebut bergantung pada kekuatan anggaran yang tersedia di dinas setiap tahunnya.
Untuk meningkatkan nilai jual produk, lanjutnya, Diskopukmperindag pada tahun ini juga mengadakan fasilitas baru yang dapat dimanfaatkan secara bersama.
"Tahun ini ada pengadaan mesin pengemasan barang. Jadi, para pelaku UMKM yang ingin mengemas produknya dengan standar yang baik bisa datang ke kami, akan difasilitasi," tuturnya.
Upaya pemberdayaan tersebut, katanya, dilengkapi dengan pembinaan berkelanjutan serta pelibatan aktif para pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan pameran untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Baca juga: Pemkab Serang dukung keberlangsungan UMKM lewat akses pasar
