Lebak (ANTARA) - Sejumlah pegawai asisten rumah tangga tampak gembira kembali mudik Lebaran 2025 ke kampung halaman di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
"Kami setiap Lebaran senang bisa mudik, meski perjalanan melelahkan," kata Eha (35) seorang pegawai asisten rumah tangga usai turun dari Commuterline Stasiun KA Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu.
Menurut dia, dirinya akan mudik ke kampung halaman di Kecamatan Leuwidamar di pedalaman Kabupaten Lebak.
Saat ini, dirinya bersama dua rekannya harus melanjutkan perjalanan dari Rangkasbitung ke kampung halamannya selama 4 jam.
Baca juga: Dinkes Lebak terjunkan 1.513 tenaga medis selama Lebaran 2025
Perjalanan mudik dari Bekasi menuju Rangkasbitung itu cukup melelahkan, selain kendaraan padat juga penumpang saling berdesakan di atas Commuter line.
"Kami gembira dan bahagia sudah tujuh kali mudik Lebaran, bisa berkumpul bersama keluarga," katanya.
Begitu juga pegawai asisten rumah tangga lainnya, Nia (45) warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku dirinya sudah 10 kali mudik Lebaran dan menyenangkan bisa bertemu keluarga, kerabat dan teman.
Sebab, dirinya bekerja di wilayah Jakarta Selatan dengan gaji Rp3 juta per bulan bisa menafkahi suami dan dua anak.
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan gelombang tinggi 2,5 meter di Banten
Bahkan, anak pertama sudah menjadi sarjana ekonomi dan tinggal menunggu bekerja, karena sudah diterima di perusahaan di Jakarta.
Sedangkan, anak kedua kini masih duduk di kelas 11 SMKN Rangkasbitung.
"Kami bekerja keras ingin memiliki pendidikan anak lebih baik, karena suaminya sudah tak mampu bekerja," kata Nia.
Kepala Bidang Penempatan Perluasan dan Pelatihan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lebak Deni Triasih mengatakan pemerintah daerah setiap tahun melakukan kegiatan pelatihan keterampilan kepada para pencari kerja.
Pelatihan itu di antaranya untuk pekerja asisten rumah tangga yang akan bekerja di luar negeri maupun dalam negeri.
Mereka para asisten rumah tangga wajib memiliki keterampilan dan kecakapan kerja, seperti mencuci, merawat anak ,menyetrika pakaian hingga memasak.
"Kami mengapresiasi para pekerja asisten rumah tangga dan mereka bekerja untuk membantu ekonomi keluarga," katanya.
Baca juga: Relawan PMI Lebak buka pos siaga Lebaran 2025
