Lebak (ANTARA) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak, Banten, menyiapkan benih padi untuk luasan 8.000 hektare guna mendukung program swasembada pangan dan peningkatan ekonomi petani.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Dodi Hermawan di Lebak, Selasa, mengatakan persediaan benih padi itu sudah ada dan tinggal menunggu pembagian kepada kelompok petani di sejumlah kecamatan.
Pembagian benih padi jenis unggul varietas Inpari 32 itu untuk alokasi lahan seluas 8.000 hektare, terdiri dari bantuan pemerintah daerah untuk seluas 3.000 hektare dan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk 5.000 hektare.
"Kami yakin bantuan ini mendukung program swasembada pangan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," katanya.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Pemprov Banten gelar GPM di Rusunawa Kota Serang
Selain itu, menurut dia, pihaknya juga menyalurkan pupuk cair, pompanisasi , perbaikan irigasi dan pembangunan jalan usaha tani (JUT).
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan indeks pertanaman (IP) meningkat juga realisasi gerakan percepatan tanam dioptimalkan.
Selama ini, Kabupaten Lebak dikenal sebagai daerah yang selalu surplus pangan, bahkan menyumbang untuk kebutuhan nasional.
"Kami menargetkan angka tanam bisa mencapai 156 ribu hektare per tahun dari lahan baku sawah (LBS) seluas 52.000 hektare," katanya menjelaskan.
Baca juga: 183.753 PBP di Lebak terima beras dan minyak dari Bapanas
Ketua Gapoktan Sukabungah, Ruhiana, menyambut positif intervensi dari pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Pusat.
Menurutnya, bantuan benih unggul, pupuk cair dan perbaikan irigasi akan membantu petani meningkatkan produktivitas dan pendapatan ekonomi.
"Kami optimistis bantuan ini akan mendongkrak produksi pangan dan mengangkat kesejahteraan keluarga petani," ujarnya.
Baca juga: Percepatan tanam guna jaga produksi pangan dan ekonomi petani
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026