Lebak (ANTARA) - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar menekankan pentingnya percepatan tanam guna menjaga produksi pangan dan peningkatan ekonomi petani.

"Kami menilai gerakan percepatan tanam itu sangat strategis untuk menjaga produksi pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan," kata Rahmat di Lebak, Sabtu.

Untuk mempercepat gerakan masa tanam, gabungan kelompok tani (Gapoktan) telah menerima bantuan benih, pupuk, alat mesin pertanian hingga rehabilitasi jaringan irigasi.

Penyaluran bantuan tersebut agar menjaga produktivitas lahan pertanian menghasilkan pangan dan peningkatan ekonomi petani setempat.

Baca juga: Dukung ketahanan pangan, Polda Banten panen 29,5 ton jagung

Selama ini, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, karena Kabupaten Lebak merupakan salah satu lumbung pangan Provinsi Banten.

Karena itu, percepatan tanam agar tetap terjaga dan mendukung program swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

"Kita berharap bantuan benih padi, pupuk cair, pupuk hayati cair, alat mesin pertanian, hingga rehabilitasi jaringan irigasi dapat percepatan tanam," katanya menjelaskan.

Menurut dia, petani selain mendapatkan bantuan pertanian juga mendapatkan dukungan melalui pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi yang memiliki lahan di bawah satu hektare.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong petani mengoptimalkan lahan pertanian serta mencegah alih fungsi lahan.

Baca juga: Tahun ini, Pemprov Banten targetkan produksi padi tembus dua juta ton

Selain itu juga pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak, seperti Kementerian Pertanian, Bulog, TNI hingga perusahaan BUMD Lebak Niaga untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.

Kerja sama tersebut dilakukan mulai dari pendampingan petani, penyerapan hasil panen hingga perbaikan infrastruktur pertanian.

Bahkan, hasil panen Februari sampai April 2026 gabah petani sudah mulai diserap oleh BUMD Lebak Niaga.

Oleh karena itu, pihaknya berharap seluruh dukungan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas pangan juga mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak.

Begitu juga diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan di tengah tantangan sektor pertanian yang terus berkembang.

"Kami minta petani dapat melakukan percepatan tanam agar produksi pangan terjaga," jelasnya.

Sementara itu, Misbah, seorang petani di Blok Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya bersama petani lainnya melakukan percepatan tanam, terlebih curah hujan masih berpeluang pada sore hingga malam hari.

"Kami sepekan terakhir ini melakukan penanaman padi seluas satu hektare dengan benih Infari 32," kata Misbah.

Baca juga: Tahun ini, Pemprov Banten targetkan produksi padi tembus dua juta ton



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026