Lebak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten menampung aspirasi warga melalui program kanal aduan "Lebak RUHAY" untuk percepatan pembangunan yang merata dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap warga dapat menyalurkan aspirasi melalui program kanal aduan itu," kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Kabupaten Lebak Sehabudin di Lebak, Selasa.
Lebak Ruhay adalah singkatan dari slogan pemerintah Kabupaten Lebak untuk mewujudkan kabupaten yang Rukun, Unggul, Hegemoni (dikenal), Amanah, dan Yakin.
Pemerintah Kabupaten Lebak meluncurkan program kanal aduan Lebak RUHAY awal 2026 untuk kemudahan menampung aspirasi masyarakat melalui platform digital WhatsApp.
Baca juga: Dinkes Lebak targetkan realisasi CKG tertinggi di Banten
Program kanal aduan itu merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).
Karena itu, masyarakat bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi, keluhan seperti kondisi infrastruktur jalan, jembatan, jaringan irigasi, pendidikan,dan kesehatan juga permohonan data tanpa harus datang langsung ke kantor.
"Kami minta masyarakat dapat memanfaatkan kanal aduan Lebak RUHAY untuk menyampaikan aspirasi di wilayahnya," katanya.
Menurut dia, program kanal aduan tersebut juga terintegrasi dengan seluruh perangkat daerah, sehingga tindak lanjut pengaduan atau permohonan data bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan transparan.
Program kanal aduan itu bertujuan memberikan pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif.
Baca juga: Singapura dan Tiongkok jadi investor PMA terbesar di Lebak
Dengan demikian, hasil aspirasi masyarakat melalui Lebak RUHAY itu , nantinya dijadikan bahan kajian Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki sebagai prioritas disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Selama ini, pembangunan daerah belum merata, karena terbatasnya anggaran daerah, terlebih saat ini adanya efisiensi anggaran.
"Kami berharap dengan program kanal aduan Lebak RUHAY bisa dijadikan skala prioritas pembangunan di wilayah itu," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya kini mengoptimalkan sosialisasi program kanal aduan Lebak Ruhay melalui talk show radio, videotron, media sosial, media daring dan tempat pertemuan, termasuk pengajian.
"Kami berharap masyarakat mengetahui menyampaikan aspirasinya melalui WhatsApp pada program kabal aduan Lebak RUHAY nomor 081944114581," kata Sehabudin.
Baca juga: Tekan inflasi, Pemkab Lebak gencar lakukan GPM dan OP
Pewarta: Mansyur suryanaEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.