Lebak (ANTARA) - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengapresiasi Komunitas Laboratorium Gates (Lab Gates) Universitas Setia Budhi Rangkasbitung melestarikan sastra lokal hingga pentas ke panggung internasional.

"Kita merasa senang anak-anak di sini sangat menjiwai untuk belajar dan semangat terinspirasi sastra lokal, namun dapat dipentaskan di panggung internasional," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Hafidz Muksin saat mengunjungi Komunitas Lab Gates Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Lebak, Minggu.

Keterlibatan generasi muda dalam komunitas tersebut menunjukkan semangat tinggi untuk melestarikan khazanah kekayaan budaya dan adat yang dimiliki itu.

"Kalau bukan kita yang menjaga, tradisi lisan itu bisa hilang. Karena itu, perlu dikemas dalam bentuk naskah yang ditulis menjadi bahan pembelajaran, sekaligus bisa dipentaskan sebagai kebanggaan budaya," katanya menjelaskan.

Baca juga: Badan Bahasa dukung kemajuan TBM Pekijing Serang bangun literasi

Ia menilai komunitas Lab Gates ini berkolaborasi antara anak-anak mahasiswa dan komunitas akademisi Perguruan Tinggi.

Salah satu karya yang mendapatkan perhatian ialah dramatikal "Pangeran Astapati" yang pernah dipentaskan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pertunjukan itu mengangkat nilai perjuangan, kerukunan, kebersamaan, kedamaian dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Dalam pesan karya dramatikal "Pangeran Astapati" yang disampaikan itu sangat relevan untuk memperkuat jiwa patriotisme, sekaligus menangkal politik pemecah belah.

"Saya kira pementasan itu sangat positif untuk kehidupan dinamika masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman,namun tetap semangat persatuan dan kesatuan," katanya menjelaskan.

Baca juga: 252 siswa rayakan bahasa dan sastra daerah di FTBI Provinsi Banten 2025

Direktur Lab Gates Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Kabupaten Lebak Berita Mambarasi Nehe mengatakan komunitasnya sudah beberapa kali tampil di tingkat Internasional melalui pementasan karya sastra lokal.

Komunitas Lab Gates pernah tampil 2016 di Vietnam dan empat kali di Malaysia dengan tema naskah berbeda-beda.

Pada 2023 komunitas tersebut menampilkan dramatikal "Pangeran Astapati " di Kuala Lumpur, Malaysia dengan melibatkan 15 pemain.

"Pementasan itu disambut antusias masyarakat Malaysia bahwa membuktikan sastra lokal juga diterima di panggung internasional," katanya menjelaskan.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari mengatakan pihaknya terus melakukan pembinaan kepada komunitas sastra, literasi dan pelestarian bahasa daerah di wilayah Banten di antaranya memberikan bantuan kepada komunitas tersebut.

Baca juga: Kantor Bahasa Banten dorong gerakan revitalisasi bahasa daerah pada pelajar



Pewarta: Mansyur suryana
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026