Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membidik target produksi padi mencapai lebih dari dua juta ton pada tahun 2026 melalui percepatan program luas tambah tanam (LTT) guna mendukung swasembada pangan nasional.
Plt Kepala Distan Provinsi Banten, Nasir M Daud, di Serang, Jumat, mengatakan pihaknya tengah mengoordinasikan percepatan LTT dengan pemerintah kabupaten/kota agar seluruh lahan pertanian dapat dikelola secara optimal.
"Kita lakukan percepatan LTT, semua kabupaten/kota yang ada lahan pertanian nya, kita koordinasikan dengan pemerintah setempat, agar program tersebut berjalan dengan baik," kata Nasir.
Baca juga: PKK Banten bangun ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga
Ia menjelaskan, pada 2025, Banten telah berkontribusi terhadap lumbung pangan nasional dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton. Tahun ini, target tersebut ditingkatkan untuk mendongkrak ketahanan pangan sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto.
"Tahun kemarin kita lebih dari 1,8 juta ton produksi padinya. Tahun ini target kita paling tidak dua juta ton lebih lah, makanya kita optimalkan melalui LTT ini," ujarnya.
Nasir mengaku optimistis target produksi tersebut dapat terealisasi mengingat Banten memiliki lahan pertanian yang cukup luas dan terus dioptimalkan.
Berdasarkan data Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, total luas lahan baku sawah di wilayah tersebut mencapai 197.845 hektare. Lahan ini paling banyak tersebar di Kabupaten Pandeglang seluas 52.373 hektare, disusul Kabupaten Lebak 52.052 hektare, dan Kabupaten Serang 48.050 hektare.
Baca juga: Awasi makanan di sekolah, Kota Tangerang bentuk Inspektur Pangan Cilik
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan program daerah dengan pemerintah pusat dalam memaksimalkan sektor pertanian.
Ia memastikan peningkatan produktivitas lahan ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan para petani di Banten.
"Kita terus dukung swasembada pangan, dan upaya yang bisa kita lakukan dengan memaksimalkan semua lahan pertanian agar produktivitas nya meningkat dan petani nya bisa sejahtera," katanya.
Baca juga: Pameran rantai dingin upaya perkuat pangan nasional
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026