Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mendorong agar Perum Bulog dan Pertamina segera membantu pemenuhan pasokan pangan di setiap unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerahnya itu yang mengalami kendala.

"Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat," kata Bupati Maesyal di Tangerang, Sabtu.

Ia mengatakan, beberapa unit KDMP di Kabupaten Tangerang, Banten, menghadapi persoalan kekurangan pasokan pangan dalam memenuhi oprasionalnya.

Baca juga: Kopdes Merah Putih Lebak tampung produk UMKM tumbuhkan ekonomi desa

Sehingga, lanjutnya, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDKMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki.

"Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi.
Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri," tuturnya.

Meski demikian, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ekonomi desa ini dapat terwujud, pihaknya telah memberikan dukungan pendanaan dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar.

Oleh karenanya, kata Maesyal, dalam penguatan KDMP ini perlu adanya kolaborasi dengan lembaga dan pihak terkait untuk pelaksanaannya.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar," ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Serang catat 55 Kopdes Merah Putih aktif beroperasi

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah meresmikan 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di Indonesia untuk mewujudkan penguatan ekonomi kerakyatan.

Presiden menilai, peresmian kali ini juga menjadi momentum penting karena koperasi yang diresmikan telah memiliki kesiapan operasional yang lengkap, mulai dari gedung hingga sarana pendukung lainnya.

"Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sebanyak 1.300 KDKMP. Namun, setelah dilakukan evaluasi kesiapan, diputuskan sebanyak 1.061 koperasi yang diresmikan secara serentak.

Menurut Presiden, keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian besar yang menjadi fondasi penguatan ekonomi nasional berbasis desa.

Baca juga: Menkeu Purbaya pastikan pembayaran gaji KDMP tak tambah defisit APBN



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026