Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten, mengoptimalkan pemanfaatan barang milik daerah dengan menyewakan aset lahan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggerakkan ekonomi lokal.

Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, di Serang, Rabu, mengatakan pemanfaatan aset tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan sekaligus memberdayakan masyarakat.

"Ini merupakan lahan aset Pemkot yang kini dimanfaatkan dengan cara disewakan. Langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membantu pembiayaan pembangunan, salah satunya dengan menyewakan lahan agar menghasilkan pendapatan," kata Yudi saat menghadiri "Grand Opening" Rumah Makan Pawon Ma'inin.

Baca juga: Pemprov Banten siapkan stimulus untuk wirausaha perempuan

Yudi menjelaskan, saat ini terdapat dua lahan aset daerah yang dikerjasamakan dan disewakan untuk usaha kuliner. Ia meyakini usaha yang berdiri di atas lahan tersebut akan berkembang pesat karena didukung oleh tata letak kawasan yang strategis.

"Kami berharap kehadiran rumah makan ini mampu mendukung perekonomian warga Kota Serang serta mendukung program ekonomi kreatif yang bisa dikolaborasikan bersama," tambahnya.

Selain itu, Yudi juga menilai cita rasa hidangan yang disajikan oleh Rumah Makan Pawon Ma'inin sangat bisa diterima oleh lidah masyarakat.

Baca juga: PHE OSES dorong pembentukan UMKM di Pulo Panjang Serang

Sementara itu, Pemilik Rumah Makan Pawon Ma'inin, Cici Armeliani mengatakan bahwa usahanya mengusung konsep masakan rumahan dengan aneka ragam lauk pauk agar pengunjung tidak bosan dan memiliki banyak pilihan.

"Menu andalan yang paling diminati pembeli antara lain sop iga, kepala ikan, dan semur jengkol," ujar Cici.

Selain menawarkan variasi menu, Cici menyebutkan letak yang strategis, area parkir yang memadai, serta desain interior yang menarik menjadi nilai tambah bagi rumah makan yang mampu menampung kapasitas hingga 90 orang tersebut.

Untuk menjangkau berbagai segmen pembeli, harga lauk dan sayur mayur ditawarkan dengan sangat terjangkau.

"Untuk harga kisaran mulai dari Rp6.000, khususnya untuk sayur mayurnya," jelasnya.

Rumah Makan Pawon Ma'inin beroperasi setiap hari dari hari Senin hingga Minggu tanpa hari libur, dengan pembagian dua sesi operasional menu.

"Mulai dari jam 10.00 pagi sampai jam 17.00 sore kami menyajikan masakan rumahan. Setelah itu, mulai jam 17.00 hingga 23.00 malam, kami berganti menu menyajikan hidangan nasi uduk," pungkas Cici.

Baca juga: Pemprov Banten prioritaskan pembangunan desa guna pemerataan ekonomi



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026