Serang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, meningkatkan kualitas layanan publik melalui program optimalisasi penerangan jalan umum (PJU) yang telah menyentuh 20 kecamatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, di Serang, Selasa, mengatakan program tersebut merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan.
"Program ini kami jalankan di bawah kepemimpinan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati sebagai bagian dari visi besar Serang Bahagia. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaat dari pembangunan," kata Benny.
Baca juga: Perluas jangkauan ke daerah 3T, Pemkab Serang peta ulang distribusi MBG
Ia menjelaskan, dalam kurun waktu satu tahun, pemeliharaan lampu jalan berhasil diselesaikan sebanyak 1.025 unit atau mencapai 128 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, Dishub juga telah merealisasikan pembangunan 555 titik PJU baru yang tersebar di wilayah Rayon Cikande, Serang, Anyer, hingga Cilegon.
Tidak hanya fokus pada penerangan jalan, infrastruktur keselamatan lainnya turut ditingkatkan. Dishub Kabupaten Serang mencatat telah memasang marka jalan sepanjang 17.190 meter di kawasan krusial, salah satunya di lingkungan Pasar Baros.
Pemasangan marka tersebut diperkuat dengan pendirian 116 rambu lalu lintas standar serta 20 unit rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ) guna menunjang kenyamanan berlalu lintas.
Menurut Benny, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari strategi efisiensi dan optimalisasi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Baca juga: Pemkab Serang salurkan bantuan UEP pada 1.309 warga
"Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, kami tetap berupaya maksimal. Program penerangan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Sebagai langkah manajemen rekayasa lalu lintas, Dishub Kabupaten Serang juga rutin menempatkan personel di 21 titik rawan kemacetan pada jam-jam sibuk.
Aspek keselamatan di perlintasan sebidang kereta api turut menjadi prioritas utama. Sebanyak 75 petugas telah dikerahkan untuk bersiaga di 15 titik perlintasan strategis.
Baca juga: Pemkot Serang dan Swiluva gagas probiotic city wujudkan keluarga sehat
"Penjagaan perlintasan ini menjadi bentuk komitmen kami dalam melindungi nyawa masyarakat. Alhamdulillah, dampaknya sangat terasa dengan menurunnya angka kecelakaan secara signifikan," ungkapnya.
Ke depannya, Benny berharap masyarakat dapat terus mendukung program pemerintah dengan cara menjaga fasilitas yang telah dibangun dan meningkatkan kesadaran mematuhi aturan lalu lintas.
"Pembangunan akan lebih bermakna jika dirawat bersama," tutupnya.
Baca juga: Pemprov Banten dukung pengembangan kawasan industri 110 hektare di Lebak
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Lukman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026