Serang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Banten meningkatkan patroli rutin di sejumlah lokasi dan waktu yang rawan digunakan untuk balap liar guna mencegah gangguan keamanan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Komisaris Besar Polisi Maruli Ahiles Hutapea, di Serang, Minggu, mengatakan patroli dan penegakan hukum terus diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap aktivitas balap liar yang kerap melibatkan kalangan remaja.

"Kami akan terus meningkatkan patroli pada lokasi dan waktu yang rawan digunakan sebagai arena balap liar. Balap liar sangat membahayakan keselamatan, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga pengguna jalan lain yang melintas," katanya.

Baca juga: Polisi fasilitasi remaja Tangsel arena balap lari jalanan

Selain patroli, Polda Banten mengedepankan pendekatan edukatif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sebagai tanggung jawab bersama.

Maruli mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam balap liar karena aktivitas tersebut melanggar hukum dan berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hingga dini hari, untuk mencegah keterlibatan mereka dalam balap liar maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami berharap keluarga dan masyarakat bersama-sama mengingatkan serta mengawasi generasi muda agar menyalurkan hobi dan bakatnya di tempat yang tepat, bukan di jalan raya. Mari mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," katanya.

Polda Banten juga mengimbau masyarakat segera melaporkan aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan lainnya melalui layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Baca juga: Cegah pungli di Car Free Night, Pemkot Tangerang bentuk tim pengawas



Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026