Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan berbagai program stimulus berupa pelatihan, bantuan peralatan, hingga kemudahan akses permodalan perbankan guna mendorong kaum perempuan di wilayahnya untuk produktif berwirausaha.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah di Serang, Senin, mengatakan dukungan tersebut diberikan agar kaum perempuan dapat lebih mandiri secara ekonomi dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Hal tersebut disampaikan nya usai menghadiri Pengukuhan Federasi Bisnis Profesional Wanita Indonesia (BPWI) Klub Banten periode 2025-2028 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang.
"Pemprov Banten akan terus mendorong hal tersebut agar dapat direalisasikan melalui berbagai stimulus program dan bantuan. Termasuk mempermudah akses permodalan di perbankan," kata Dimyati.
Baca juga: Pemkab Serang gelar pelatihan olah ikan bagi penyandang disabilitas
Ia berharap, kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga, dapat mulai merintis usaha dari lingkup terkecil atau industri rumahan (home industry) di bidang kerajinan, fesyen, maupun kuliner. Kemajuan era digital dan penggunaan media sosial dinilai dapat menjadi modal awal yang efektif bagi perempuan untuk menjalankan usahanya dari rumah.
Menurut Dimyati, wirausaha perempuan juga memiliki kelebihan dari segi dedikasi dan profesionalitas sehingga lebih mudah dipercaya.
"Berbeda dari laki-laki, makanya kalau usaha diserahkan kepada perempuan, Insya Allah mereka amanah dan profesional," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irna Narulita resmi dikukuhkan sebagai Presiden BPWI Klub Banten oleh Presiden BPWI Giwo Rubianto Wiyogo yang hadir didampingi Wakil Presiden BPWI Heti Andika Perkasa.
Baca juga: Pemkot Tangerang pastikan fasilitas "nutrition fact" bagi UMKM gratis
Giwo meyakini kepemimpinan Irna dapat memajukan pemberdayaan wirausaha perempuan di berbagai sektor. Ia mencontohkan langkah Irna sebelumnya yang telah menuntun anggota BPWI Banten untuk mengikuti pelatihan kecerdasan buatan (AI) bersama ICT Watch guna meningkatkan literasi digital.
Sementara itu, Presiden BPWI Klub Banten Irna Narulita menegaskan komitmennya untuk menjaring dan mengembangkan kapasitas perempuan Banten agar menjadi penggerak ekonomi, tanpa menghilangkan kodrat nya sebagai seorang ibu.
"Saya yakin di Banten ini banyak perempuan yang produktif berwirausaha, tinggal kita mengoptimalkan nya agar bisa lebih besar kebermanfaatannya bagi perempuan lainnya di Banten," pungkas Irna.
Baca juga: Pemprov Banten prioritaskan pembangunan desa guna pemerataan ekonomi
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026