Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Pakuhaji-Sepatan dan Cituis-Jati Gintung, Kabupaten Tangerang pada Rabu (01/04) mulai diperbaiki secara bertahap oleh pemerintah daerah setempat.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Tangerang, Kamis mengatakan bahwa proses perbaikan jalan rusak yang menjadi prioritas ini akan berlangsung selama kurang lebih empat hingga lima bulan ke depan.
"Kini Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan atau sering disebut Jalan Gardu-Tanah Merah yang menghubungkan Kecamatan Pakuhaji dan Sepatan mulai dilakukan perbaikan permanen," katanya.
Baca juga: Jasa Marga sebut pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 terkendali
Dia mengatakan, dalam perbaikan jalan ini memiliki panjang total sekitar 8,47 kilometer, namun yang mengalami kerusakan dan diperbaiki ada sekitar 722 meter dengan lebar 7 meter.
Dimana, lanjutnya, untuk pelaksanaan pengerjaan proyek perbaikan tersebut digelontorkan dengan anggaran sebesar Rp7,4 miliar.
"Yang mengalami rusak parah kurang lebih sepanjang 722 meter, dan itu yang akan langsung diperbaiki mulai hari ini. Anggaran, yang digelontorkan untuk Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan sebesar Rp7,4 miliar," jelasnya.
Baca juga: Pemkot Tangerang siagakan petugas khusus perbaikan jalan periode mudik
Ia bilang, selain Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, jalan yang saat ini langsung diperbaiki secara permanen juga dilakukan di Jalan Raya Cituis-Jati Gintung, Kecamatan Sukadiri.
"Untuk panjang yang diperbaiki sepanjang 687 meter dengan lebar 7 meter, dengan anggaran yang digelontorkan sebesar kurang lebih Rp6,2 miliar," paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah menambahkan proses perbaikan secara permanen juga akan dilakukan terhadap Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis, Jalan Pejamuran Ceplak, Jalan Cangkudu Cisoka, yang saat ini sedang dalam proses tender lelang.
Iwan juga mengatakan, bahwa proses perbaikan jalan baik itu Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, dan Cituis-Jati Gintung akan berlangsung hingga kurang lebih 4 sampai 5 bulan ke depan.
Selama proses perbaikan jalan, kendaraan-kendaraan bertonase besar dilarang untuk melintas. Namun, apabila jalan sudah kembali normal dipastikan kembali diperbolehkan.
"Selain, jalan-jalan tadi juga masih banyak jalan lainnya yang akan diperbaiki, karena total keseluruhan sebanyak 220 titik," kata dia.
Baca juga: Pemkab Tangerang anggarkan Rp341 M untuk percepat perbaikan jalan rusak
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arifEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.