Tangerang (ANTARA) - PT Bank Central Asia (BCA) bekerja sama dengan teman disabilitas telah memproduksi 1.800 tas yang berasal dari 205 kain tenun Badui di Lebak, Provinsi Banten, yang menggunakan pewarna alami.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengatakan selain menggunakan pewarna alami, kain tenun Badui yang dipakai untuk produk tas tersebut dibuat secara manual menggunakan alat tenun tradisional gedogan. 

"Memiliki motif garis-garis kotak atau corak geometris, kain ini melambangkan kerukunan, kebersamaan, dan keselarasan hidup dalam masyarakat adat Badui," kata Hera dalam keterangan di Tangerang, Jumat.

Baca juga: Pemkab Lebak tingkatkan kualitas tenun Badui dengan pewarna alami

Hera menambahkan pembinaan yang dilakukan selama ini turut berdampak pada peningkatan ekonomi bagi komunitas penenun. Sepanjang 2025, tambahan penghasilan penenun mencapai lebih dari Rp367 juta atau tumbuh 34 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY), mencakup kain hasil pelatihan maupun produk turunan yang difasilitasi perbankan.

Selain itu, pihaknya juga membantu memperluas pasar produk tenun dengan pewarna alami. Dalam hal ini, perbankan membawa produk dari para penenun binaan dalam gelaran BCA Wealth Summit 2026 pada pertengahan September 2026 lalu. 

Tas tersebut menjadi salah satu souvenir bagi nasabah yang datang. Hal ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk wastra warna alam ke khalayak yang lebih luas.

Baca juga: Pertanian dan kerajinan tenun jadi andalan ekonomi warga Badui

Kehadiran produk binaan Bakti di BCA Wealth Summit 2026 merupakan bentuk keberlanjutan komitmen untuk mendukung ekosistem tenun. Terlebih, saat ini industri ecofashion, yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan, memiliki peminat yang semakin tinggi.

“Kami berharap kehadiran produk wastra warna alam binaan kami menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk tenun dengan pewarna
alami ke khalayak yang lebih luas. Di mana, program pembinaan wastra warna alam Bakti BCA sudah berjalan di Sumatra Utara, Badui, Timor Tengah Selatan, dan Sumba Timur,” ujar Hera F. Haryn.

Sebagai informasi, BCA Wealth Summit merupakan forum edukasi finansial tahunan yang dirancang untuk membantu nasabah dan masyarakat mempersiapkan perencanaan finansial masa depan secara lebih menyeluruh yang dihadiri oleh nasabah undangan.

Baca juga: Samuel Wattimena sebut tenun Badui bisa jadi lokomotif wisata Banten



Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026