Serang (ANTARA) - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meminta Komisi V DPR RI membantu mempercepat proses relokasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cikeusal yang terdampak Proyek Strategis Nasional Tol Serang-Panimbang.
Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Plaza Tol Wika Serang-Panimbang, Kabupaten Lebak, Kamis.
"Ada salah satu bangunan SDN di Kecamatan Cikeusal yang lokasinya berada di jalur Tol Serang-Panimbang harus segera direlokasi. Kami mohon dorongan anggota DPR RI supaya ini dipercepat," ujar Ratu Rachmatuzakiyah.
Baca juga: Satu warga meninggal akibat bangunan masjid di Serang ambruk
Menurut Zakiyah, percepatan relokasi sangat mendesak mengingat banyaknya aduan dari masyarakat setempat yang mengkhawatirkan keberlangsungan pendidikan siswa di tengah proyek pembangunan.
"Kasihan para siswa, karena banyak sekali aduan masyarakat, jadi mohon dorongannya untuk dilakukan relokasi," katanya.
Selain masalah relokasi sekolah, dalam kesempatan tersebut Bupati Serang juga menyampaikan aspirasi terkait pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara yang mengalami kepadatan akibat aktivitas industri, serta permohonan pembangunan exit tol di Desa Kendayakan sebagai akses menuju Rumah Sakit Adhyaksa Banten.
Baca juga: Pemkab Serang dukung percepatan lahan exit tol menuju rumah sakit Adhyaksa
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae selaku ketua rombongan menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan masukan dari pemerintah daerah.
Ia memastikan DPR akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menindaklanjuti kendala di lapangan.
"Kami akan memperjuangkan karena kami wakil rakyat. Kami akan kawal aspirasi yang disampaikan Ibu Bupati Serang," tegas Ridwan.
Senada dengan itu, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Banten I, Ahmad Fauzi, memastikan akan mengawasi proses tersebut agar tidak menghambat pembangunan maupun pelayanan publik.
"Kami akan kawal terus supaya ini bisa terealisasi dengan baik," ujar Fauzi.
Baca juga: Pemprov kebut jalan usaha tani demi dongkrak ekonomi Banten selatan
