Tangerang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten menggencarkan program pengembangan Pesantren Sehat dengan menyasar sejumlah pondok pesantren untuk mewujudkan perilaku hidup sehat di kalangan para santri.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni di Tangerang, Selasa, mengatakan program pengembangan pesantren sehat berisi sejumlah kegiatan, di antaranya penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), survei mawas diri (SMD), sampai cek kesehatan gratis (CKG).
”Program ini untuk mengajak pondok pesantren meningkatkan upaya preventif, kuratif serta rehabilitatif perilaku hidup sehat di kalangan para santri," kata Dini.
Baca juga: Di Turki, 12 santri Tahfidz Ar-Rahmah Tangerang raih penghargaan
Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan pembinaan bagi Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Pembinaan ini dinilai sangat penting untuk menunjang kemandirian kesehatan di saat peningkatan aktivitas para santri selama bulan Ramadhan.
”Kami ingin mengajak para santri di setiap pondok pesantren untuk berkolaborasi menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para santri beraktivitas, khususnya selama bulan Ramadhan,” ujarnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani agar umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan optimal.
Ia menambahkan santri kini memiliki peran strategis sebagai penggerak kemajuan. Oleh karena itu, santri harus menjadi pribadi berilmu, berakhlak, dan berdaya.
"Tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga teknologi, sains dan bahasa dunia. Dunia digital kini menjadi ladang dakwah baru bagi santri," katanya.
Baca juga: Gubernur Banten dorong konsep agro ekosistem di pesantren
