Serang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten, memastikan segera melakukan penanganan sigap terhadap korban banjir, sembari menegaskan akan mengawal proses normalisasi sungai pada tahun ini sebagai solusi jangka panjang.
"Langkah penanganan sigap (dilakukan), kami membantu evakuasi dan memastikan stok makanan siap saji, termasuk layanan kesehatan," ujar Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, di sela-sela peninjauan lokasi banjir di Kota Serang, Minggu (11/1) malam.
Menurut Agis, upaya tanggap darurat tersebut berjalan beriringan dengan rencana pembenahan infrastruktur. Ia menekankan bahwa kata kunci penyelesaian masalah banjir di wilayahnya adalah normalisasi sungai.
Baca juga: 1.296 jiwa di Kota Serang terdampak banjir dan cuaca ekstrem
Terkait hal itu, Pemerintah Kota Serang diakuinya telah menjalin komunikasi dengan balai besar wilayah sungai untuk pengerjaan proyek tersebut.
"Sebenarnya akan dikerjakan, hanya saja keburu banjir duluan. Tapi setelah ini akan kita kawal, tentunya di tahun ini," katanya menegaskan.
Ia menjelaskan bahwa sebenarnya sudah ada usaha pembangunan tanggul di beberapa titik aliran sungai, namun upaya tersebut dinilai belum cukup untuk menampung debit air yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Serang meninjau langsung sejumlah titik lokasi terdampak banjir, mulai dari Kecamatan Curug, Kampung Pulo, Belimbing, Cipete, kawasan Citra Gading, hingga Lebak Cipocok.
Baca juga: Antisipasi banjir, Pemkot Serang prioritaskan perbaikan drainase
