Serang (ANTARA) - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyatakan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan normalisasi sungai sebagai upaya penanganan banjir yang merendam Desa Ranca Sanggal, Kecamatan Cinangka.
Zakiyah di Serang, Minggu, mengatakan pihaknya menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meninjau teknis pelaksanaan di lapangan.
"Infonya BBWSC3 sudah melihat ke sini, mungkin nanti kita minta tolong turunkan alat ekskavator di daerah sini, untuk menormalisasi sungai dulu untuk tahap pertama," ujar Zakiyah saat meninjau langsung lokasi banjir di Kampung Kajeroan, Desa Ranca Sanggal, yang merendam sebanyak 250 rumah warga akibat intensitas hujan tinggi dan meluapnya air Rawa Danau.
Baca juga: Bencana hidrometeorologi landa 21 desa di Kabupaten Serang
Dalam kunjungan tersebut, Ratu Zakiyah didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Feriyanto dan Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian menyusuri genangan air setinggi lutut orang dewasa untuk memantau kondisi warga yang bertahan sejak banjir melanda pada Rabu (17/12) malam.
"Sangat prihatin, kasihan aktivitas warga semua berhenti karena kondisi banjir. Kami sudah melihat situasinya, ada yang tidak mau dievakuasi karena khawatir harta bendanya hilang," katanya.
Selain fokus pada penanganan fisik sungai, Bupati juga memastikan logistik bagi warga terpenuhi. Ia menginstruksikan tim relawan dan BPBD untuk mengantarkan makanan langsung ke rumah warga yang tidak bisa dievakuasi, terutama bagi lansia dan warga yang sakit.
Baca juga: Ditsamapta Polda Banten salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir
"Saya sampaikan kepada pihak desa dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), kita harus memastikan bahwa warga mendapatkan makanan yang cukup. Nanti minta diantar ke lokasi atau ke rumah warga tersebut," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Serang juga telah mendirikan dapur umum untuk melayani kebutuhan makan seluruh warga terdampak. Bupati juga meminta Dinas Sosial menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) antisipasi jika cuaca ekstrem terus berlanjut.
"Harapan kami, doa kita semua semoga tidak lagi hujan deras, ini cepat surut sehingga warga bisa kembali lagi pulang ke rumahnya masing-masing," ujarnya.
Baca juga: Gubernur Banten tekankan kolaborasi lintas wewenang soal banjir Serang
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026