Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menyebut ada sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di daerahnya telah aktif dan beroperasi untuk membantu meningkatkan ekonomi pedesaan.

"Alhamdulillah di Provinsi Banten juga menjadi bagian dari 1.061 KDMP yang diresmikan Presiden RI (Prabowo Subianto), dan di Banten sendiri ada 695 KDMP yang telah beroperasi," kata Gubernur Andra usai menghadiri agenda peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia secara daring di Tangerang, Sabtu.

Ia mengatakan untuk Provinsi Banten turut andil dalam pelaksanaan program nasional pembangunan 1.061 KDMP yang kini sudah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Kopdes Merah Putih Lebak tampung produk UMKM tumbuhkan ekonomi desa

Peresmian gerai KDMP di wilayah Banten dipusatkan di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, yang menjadi bagian target pembangunan 1.551 KDMP.

"Insya-Allah sesuai target yang disampaikan Bapak Presiden, pada Agustus tahun ini jumlah gerai KDMP di Banten akan terus bertambah," katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Banten akan berkomitmen menambah jumlah gerai hingga Agustus 2026 mendatang. Sehingga, pihaknya optimistis target penambahan gerai dapat tercapai sesuai arahan pemerintah pusat.

"Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional," ujar dia.

Baca juga: Pemkab Serang catat 55 Kopdes Merah Putih aktif beroperasi

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menambahkan bahwa dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki.

"Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri," ujar dia.

Ia mengatakan, bahwa untuk mewujudkan program bagian dari Asta Cita Presiden, pihaknya telah memberikan dukungan pendanaan dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar.

Langkah itu, menurut dia, penting dilakukan sebagai memperkuat ekonomi perdesaan melalui kolaborasi dengan dari berbagai pihak.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR (corporate social responsibility) dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar," katanya menerangkan.

Ia juga mengakui, hingga saat ini pihaknya masih menemukan kendala operasional yang dihadapi KDMP. Namun demikian, Bupati Maesyal meminta dukungan instansi vertikal guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa.

"Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat," katanya.

Baca juga: Menkeu Purbaya pastikan pembayaran gaji KDMP tak tambah defisit APBN

 



Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026