Tangerang (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Ahmad Dimyati Natakusumah mengingatkan pentingnya ketepatan waktu distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa agar makanan tetap segar.
"Maka itu dalam kunjungan hari ini, kita tekankan mengenai alur distribusi hingga penerimaan penerima manfaat. Begitu juga dengan bahan baku. Agar setiap kendala yang ada bisa dicarikan solusinya," kata Wagub Dimyati usai meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Parung Serab Ciledug, Kota Tangerang, Senin.
Ia juga meninjau dapur produksi, termasuk kebersihan ruang masak, sumber air, dan penyimpanan. Dimyati menilai kondisi dapur cukup baik, namun juga menekankan pentingnya ketepatan distribusi agar makanan tetap segar.
Baca juga: SPPG di Kota Tangerang sudah terapkan standar keamanan pangan
Dimyati menambahkan program ini memiliki tujuan jangka panjang untuk meningkatkan gizi anak dan menekan angka stunting sesuai yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya meminta koordinasi antara BGN, Pemprov Banten, dan Pemkot Tangerang, terus diperkuat. Kendala yang ada bisa ditangani segera sebab program ini begitu penting," katanya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan komitmen Pemkot Tangerang mendukung penuh kebijakan pusat, termasuk pengawasan bersama agar pelaksanaan program sesuai standar.
Baca juga: Dukung MBG, Polres Metro Tangerang targetkan bangun tujuh SPPG
“Pengawasan bersama ini penting untuk memastikan pelaksanaan MBG di Kota Tangerang berjalan baik,” ujar Wali Kota Sachrudin.
Sachrudin menambahkan Program MBG merupakan mandat nasional yang harus dijalankan secara serius. Pemkot akan terus menyelaraskan langkah pengawasan, pendistribusian, serta kualitas makanan agar program berjalan lancar, tepat sasaran, dan higienis.
"Kami juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) serta perangkat daerah terkait, melalui koordinasi intensif pada setiap tahapan pelaksanaan," kata dia.
Baca juga: Pemkot Serang wajibkan seluruh relawan SPPG terdaftar peserta BPJS
