Tangerang (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Banten menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi pengurus koperasi terkait pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung layanan.
Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi di Tangerang, Rabu mengatakan diklat yang berlangsung dua hari sejak kemarin hingga hari ini menghadirkan narasumber dari praktisi dan akademisi di bidang perkoperasian.
Para peserta mendapatkan materi terkait tata kelola koperasi, strategi pengembangan usaha, penyusunan laporan keuangan, serta menghadapi tantangan ekonomi digital.
"Melalui diklat ini, kami berharap koperasi di Kota Tangerang dapat semakin profesional, transparan dan mampu memberikan manfaat optimal bagi anggotanya," kata Suli di Gedung Cisadane Kota Tangerang.
Baca juga: Telkom siapkan pendampingan digitalisasi 1.585 Kopdes Merah Putih
Suli juga mengatakan kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kompetensi para pengelola koperasi di Kota Tangerang agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi digital
Apalagi koperasi sebagai sokoguru perekonomian bangsa perlu terus diperkuat, baik dari segi manajemen, pengelolaan keuangan, maupun inovasi layanan.
"Melalui penyelenggaraan Diklat Perkoperasian ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap koperasi dapat terus berkembang sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Baca juga: BPJAMSOSTEK Cikokol apresiasi koperasi lindungi anggota via jamsos
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pengurus dan pengelola koperasi aktif yang tersebar di wilayah Kota Tangerang. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam diskusi maupun praktik penyusunan rencana kerja koperasi.
"Selain diklat, Disperindagkop UKM juga akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan lapangan," katanya.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono mengatakan pembuatan akta pendirian Koperasi Merah Putih di 104 kelurahan telah tuntas dan kini dalam tahap beroperasi.
Pemkot Tangerang, katanya, akan terus mengawal Koperasi Merah Putih berjalan lancar di setiap kelurahan. Pasalnya Koperasi Merah Putih ini menjadi salah satu wadah strategis untuk menggerakkan perekonomian masyarakat secara langsung.
"Kami akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan koperasi dijalankan secara profesional serta berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat di setiap wilayah masing-masing,” ujarnya.
Baca juga: 58 Kopdes Merah Putih di Tangerang bakal beroperasi Oktober 2025
