Lebak (ANTARA) - Sejumlah pelaku usaha micro kecil dan menengah (UMKM) memadati areal hari bebas kendaraan atau "car free day" di sekitar Alun-alun Multatuli Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
"Kita setiap hari Minggu bebas kendaraan ke sini memasarkan produk aneka kerajinan bunga," kata Neng (25) seorang pelaku UMKM warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak saat ditemui di Jalan Alun-alun Multatuli Rangkasbitung Timur, Lebak, Banten, Minggu.
Produk aneka kerajinan bunga tersebut dipasarkan pada hari bebas kendaraan di sekitar alun-alun Multatuli Rangkasbitung sejak awal tahun 2025 hingga kini masih bertahan.
Namun, kata dia, dirinya memasarkan produk kerajinan itu hanya setiap hari bebas kendaraan.
Produk aneka kerajinan bunga itu dijual bervariasi mulai Rp15 ribu sampai Rp30 ribu per bunga.
"Kami sangat terbantu ekonomi keluarga dengan menghasilkan omzet Rp500 ribu dan jika awal bulan bisa mencapai Rp1 juta," katanya.
Baca juga: Produksi beras di Lebak surplus 14 bulan ke depan
Mumun, seorang pelaku UMKM warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya sejak tiga tahun memasarkan aneka makanan dan minuman pada kegiatan hari bebas kendaraan sekitar alun-alun Multatuli Rangkasbitung.
Produk aneka makanan dan minuman itu dijual dengan harga bervariasi antara Rp2000 sampai Rp10.000 ribu.
"Kami bisa menghasilkan pendapatan omzet Rp600-700 ribu," katanya.
Agung , warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan, dirinya bersama keluarga setiap hari bebas kendaraan di alun-alun Multatuli Rangkasbitung olahraga jalan santai sambil menikmati makanan dan minuman yang dijual oleh pelaku UMKM.
"Kami datang ke car free day itu, selain olahraga juga membeli aneka makanan dan kerajinan," katanya.
Baca juga: Nelayan di Lebak panen ikan layur
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa mengatakan, pemerintah daerah setiap akhir pekan melaksanakan kegiatan hari bebas kendaraan di sekitar alun-alun Multatuli Rangkasbitung untuk memberdayakan pelaku UMKM.
Dimana pelaku UMKM itu dapat menghasilkan pendapatan ekonomi dengan aman dan nyaman.
Pelaku UMKM itu berbagai produk dipasarkan mulai aneka makanan, minuman, kerajinan hingga hasil pertanian.
"Kami memperkirakan pelaku UMKM yang memadati hari bebas kendaraan bisa mencapai ratusan unit usaha," katanya.
Baca juga: Realisasi investasi di Lebak hingga triwulan II baru Rp273 miliar
