Serang (ANTARA) - Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menegaskan peran strategis Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai pelindung profesi, penguat solidaritas, dan wadah peningkatan profesionalisme guru.
“Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan dan bangsa. PGRI hadir sebagai wadah perlindungan profesi, peningkatan kompetensi, silaturahmi antar guru, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru. Kalau PGRI kuat, pendidikan di Banten juga akan kuat,” kata dia dalam keterangan di Kota Serang, Rabu.
Dia mengatakan hal tersebut pada Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I PGRI Kabupaten Pandeglang Tahun 2025 Masa Bakti XXIII di Pendopo Pandeglang.
Ia menekankan empat peran penting PGRI, yakni memberikan perlindungan profesi guru, meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan berkelanjutan, memperkuat solidaritas antar guru, dan mendukung kesejahteraan agar guru bisa mengajar dengan tenang.
“Saya bisa menjadi akademisi, politisi, bahkan wakil gubernur, itu semua karena guru. Kesuksesan siapapun, bahkan presiden sekalipun, tidak terlepas dari peran guru,” ujarnya.
Baca juga: Guru disebut harus cepat sesuaikan konsep belajar di era digital
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan Rapimkab PGRI harus melahirkan strategi untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“PGRI adalah rumah besar para guru. Pemerintah Kabupaten Pandeglang siap menjadi mitra strategis PGRI untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan peran guru di tengah masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong penguatan literasi digital, koperasi guru, dan pembentukan karakter Generasi Emas 2045.
“Forum ini harus menghasilkan gagasan nyata agar Pandeglang bisa sejajar dengan daerah lain,” katanya.
Baca juga: Terkait pencemaran, Wagub Banten soroti pengawasan aparatur yang lemah
Ketua PGRI Pandeglang Sutoto melaporkan sejumlah program prioritas, seperti digitalisasi keanggotaan, tata kelola keuangan transparan, serta kerja sama dengan Baznas untuk membantu guru berpenghasilan rendah.
“Dengan sistem iuran tunggal, tidak boleh ada iuran lain. Fokus kami tahun pertama pada penyertaan modal, dana sosial, dan operasional agar PGRI menjadi wadah profesionalisme, inovasi, dan solidaritas guru,” katanya.
Forum Rapimkab I PGRI Pandeglang ini diharapkan menjadi acuan kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan dengan semangat “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat”.
Baca juga: Wagub Dimyati tekankan reformasi hukum harus cepat jamin keadilan
