Serang (ANTARA) - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk perluasan ruang ekspresi sastra dan menumbuhkan budaya literasi sejak anak usia dini, melalui dari kegiatan seni seperti Parade Pembacaan Puisi dalam rangka Hari Puisi Indonesia ke-13.

“Termasuk keterlibatan anak-anak agar literasi dan budaya kita semakin membumi,” kata Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Selasa.

Andra turut membacakan tiga puisi karya sastrawan besar Indonesia, yakni Aku karya Chairil Anwar, Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono, dan Dengan Puisi, Aku karya Taufiq Ismail dalam peringatan tersebut di halaman Gedung Negara Provinsi Banten din Kota Serang, Senin (28/7) malam.

Aksi tersebut mendapat sambutan hangat dari komunitas sastra dan warga yang hadir.

Baca juga: Penyair Joko Pinurbo meninggal dunia di Yogjakarta

Menurut Andra, puisi bukan hanya ekspresi personal, tetapi juga refleksi nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang perlu ditanamkan sejak dini.

“Puisi bukan hanya sekadar rangkaian kata, melainkan cermin jiwa bangsa yang di dalamnya terpantul nilai-nilai kemanusiaan, perjuangan, cinta tanah air, dan kerja sama,” tuturnya.

Ia menyebutkan, puisi sebagai jembatan lintas generasi yang mampu menyuarakan realitas dan harapan, baik dari masa lalu, masa kini, maupun masa depan.

Karena itu, ruang kreatif seperti parade puisi dinilai sangat strategis dalam membina karakter dan menumbuhkan empati pada generasi muda.

“Dari puisinya Chairil Anwar yang menggugah semangat kemerdekaan, sampai penyair-penyair muda semuanya bersuara mengangkat berbagai isu lokal dan nasional,” kata Andra.

Baca juga: Menlu Retno bacakan puisi soal miris hatinya lihat agresi di Palestina

Sementara itu, Presiden Rumah Dunia Rudi Rustiadi menilai keterlibatan langsung kepala daerah dalam kegiatan sastra memberi pengaruh besar terhadap gairah literasi di Banten.

Ia berharap langkah ini menjadi pemantik agar lebih banyak anak-anak dan remaja terlibat aktif dalam dunia sastra.

“Kami mengapresiasi keterbukaan dan kepedulian pak gubernur terhadap iklim sastra dan seni budaya di Banten. Harapannya, literasi akan semakin akrab di masyarakat, khususnya generasi muda,” ucap Rudi.

Turut hadir dalam parade tersebut Duta Baca Indonesia Gol A Gong, penulis muda Nazla Toyib Amir, serta para relawan Rumah Dunia Kelas Teater. Parade berlangsung penuh keakraban dan semangat kebudayaan yang kuat.

Baca juga: Kantor Bahasa Banten Gelar Musikalisasi Puisi bagi Generasi Muda



Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor : Bayu Kuncahyo

COPYRIGHT © ANTARA 2026