Tangerang Selatan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memulai gerakan penanaman bibit jagung serentak di lahan 2.000 meter persegi milik Yayasan Kemah Bet Salom di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, guna mendukung Astacita Presiden RI dalam rangka Swasembada Pangan Nasional 2025.
"Untuk penanaman kali ini kita lakukan di lahan 2.000 meter persegi, dan kita isi dengan tanaman jagung manis dan jagung ketan," kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Tangerang, Rabu.
Ia menjelaskan, penanaman pangan jagung ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional, baik sebagai sumber pangan langsung maupun bahan baku industri.
Selain itu, upaya penanaman pangan yang dilakukan secara serentak di berbagai wilayah hukum Polda sebagai komitmen Polri dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan dan swasembada di tanah air.
Baca juga: Dukung ketahanan pangan, Polda Banten tanam jagung di 93 lokasi
"Mudah-mudahan kita bisa mendukung dan jajaran Polri dari tingkat pusat, Polda Metro Jaya sampai dengan tingkat polsek yang ada. Ini dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional 2025," katanya.
Brigjen Wiyato bilang, bahwa saat ini Polda Metro Jaya telah memiliki lahan sebanyak 33 hektare yang kini sudah ditanami pangan dari berbagai komoditi seluas 22 hektare.
"Hari ini sudah memasuki yang kuartal ketiga, kuartal pertama kita sudah di tanam, sudah memasuki kuartal ketiga dan mudah-mudahan kita bisa mendukung dan jajaran Polri dari tingkat pusat," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga sudah memanfaatkan lahan-lahan tidur sebagai lokasi atau sentra penanaman pangan baik di area polsek-polsek hingga polres yang masuk wilayah hukumnya.
"Seperti di Bekasi, itu di area estate, kemudian di Jakarta Pusat itu ada di samping Kantor Polsek Tanah Abang. Kita melihat ada lahan-lahan kosong yang bisa kita manfaatkan, kita berdayakan untuk tanam jagung," kata dia.
Baca juga: Pemprov Banten tingkatkan produksi jagung lewat KAKIJATOL
